1891 Dibunuh Sehari, Mencatat Korban Covid-19 Tertinggi di AS

<pre><pre>1891 Dibunuh Sehari, Mencatat Korban Covid-19 Tertinggi di AS

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat memiliki catatan tertinggi penyakit jantung koroner (COVID-19). Menurut The Economic Times, 1.891 orang telah meninggal dalam 24 jam terakhir.

Peningkatan jumlah kematian akibat virus koroner di AS mencapai 38.664 kasus pada Sabtu (4/4/2020) secara lokal.

Angka tersebut adalah angka kematian tertinggi karena COVID-19 di negara mana pun di dunia. Pada saat yang sama, kematian akibat virus koroner meningkat 100.000 di Eropa, terhitung hampir dua pertiga dari 157.539 kematian di seluruh dunia.



Hingga Minggu (4/4/2020), AS telah mencatat 738.913 kasus infeksi jantung. Angka tersebut menjadikan AS sebagai negara dengan COVID-19 kasus dan kematian tertinggi di dunia.

Negara Bagian New York adalah wilayah dengan jumlah kasus koroner terbanyak di AS, mencapai 241.041 kasus yang terinfeksi, dengan 17.671 kematian.

Di tengah-tengah serentetan kasus penobatan di tanah Paman Sam, Presiden Donald Trump berencana untuk melonggarkan kebijakan secara bertahap menghentikan gerakan.

Langkah itu masih akan diambil oleh Trump, kendati sejumlah gubernur negara bagian yang khawatir pelonggaran pembatasan pergerakan akan memicu penyebaran gelombang kedua mahkota di sana.

Secara global, 2.331.727 kasus telah terinfeksi, dengan 160.759 kematian, dan 597.194 kasus pulih, menurut data Worldometers.

[Gambas:Video CNBC]

(roy / roy)


[ad_2]

Source link