297 kru Indonesia dari Kapal Pesiar AS-Inggris yang Terkena Pandemi Corona Kembali ke RI

Tommy Kurnia

[ad_1]

Pekan lalu, Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi berhasil memulihkan kru yang terjebak di Vietnam selama wabah Virus Corona (COVID-19). Seperti yang direncanakan oleh Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi, mereka kembali ketika Vietnam mulai mengoperasikan kembali industri penerbangan mereka.

Semua orang Indonesia di Vietnam, termasuk kepulangan ABK, dinyatakan negatif oleh Virus Corona baru.

Warga yang tiba di Indonesia adalah 6 warga negara Indonesia dari kapal kargo MV Gloria Galaxy dan 7 warga negara Indonesia dari kapal kargo MV Pacific Legend. ABK kembali ke rumah dengan Asiana Airlines dan Indonesian Airlines dijadwalkan tiba di Jakarta di Denpasar pada hari Kamis, kata Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi.

Seorang kru sedang dalam perjalanan ke Surabaya dari Denpasar. 13 kru dibebaskan oleh Duta Besar Ibn Hadi, di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi pada Rabu malam.

Dua kapal milik Korea Selatan milik Panama berlabuh di Pelabuhan Quang Ninh pada 12 Maret dan 16 Maret 2020 dengan tujuan menyerahkan pemilik baru ke Vietnam.

Secara total ada 31 kru Indonesia di kedua kapal dan mereka harus menjalani karantina selama 14 hari.

Pada 3 April 2020, semua ABK dinyatakan sehat dan negatif COVID-19. Kedutaan Indonesia di Hanoi kemudian memfasilitasi proses fasilitasi visa untuk semua anggota awak.

Menanggapi koordinasi Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi dengan berbagai pihak di Provinsi Quang Ninh, pada 12 April 2020, Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi mengunjungi Quang Ninh untuk membantu dan memantau transfer 13 anggota awak dari kedua kapal ke Hotel Bach Dang.

ABK menjalani tes COVID-19 kedua dan dikarantina di hotel sebelum diizinkan kembali ke Indonesia pada 16 April pagi.

Saat ini, ada 18 ABK Indonesia di MV Gloria Galaxy dan MV Pacific Legend yang masih menunggu penyelesaian proses pengiriman ke pembeli. Direncanakan bahwa 18 anggota awak akan diturunkan dan dipindahkan ke Hotel Bach Dang untuk tes COVID-19 kedua pada 16 April malam untuk kembali ke Indonesia pada 23 April 2020. Semua kru Indonesia dalam keadaan sehat.

[ad_2]

Source link