56 Orang Meninggal di Depok, 40 PDP & 16 Koroner Positif

<pre><pre>56 Orang Meninggal di Depok, 40 PDP & 16 Koroner Positif

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia– Walikota Depok Mohammad Idris Abdul Somad mengatakan jumlah kasus yang diawasi (PDP) terkait virus Corona (COVID-19) di Kota Depok telah meningkat. Demikian pula, jumlah orang tanpa gejala (OTG) meningkat.

"Saat ini ada 40 pasien dengan PDP. Pasien dengan status PDP tidak dapat dinyatakan positif atau negatif karena mereka harus menunggu hasil PCR, data hanya dirilis oleh PHEOC (Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat) Kementerian Kesehatan, Republik Indonesia," katanya. Idris Abdul Somad dikutip dari SEC pada Sabtu (4/4/2020).

Menurut data dari Satuan Tugas COVID-19 Kota Depok untuk Percepatan Penanganan, pada 18 April 2020, kasus positif telah mencapai 173, sementara jumlah pasien yang pulih adalah 12.



"Jumlah korban tewas adalah mahkota positif untuk 16 orang," tambah Idris.
Sementara itu, kasus OTG di Kota Depok mencapai 788 orang, 36 di bawah pengawasan dan 752 masih dipantau. Total jumlah orang yang diawasi (ODP) mencapai 2.490, di mana 585 diselesaikan dan 1.905 masih dipantau.

"PDP memiliki 865 orang, 184 telah dipantau dan 681 masih di bawah pengawasan," tambahnya.

Lebih lanjut, Idris mendesak masyarakat untuk mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang diatur dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini.

"Kita harus konsisten dan berhati-hati dalam mengimplementasikan sejumlah protokol yang ditetapkan di PSBB, sehingga kita dapat menghentikan penyebaran COVID-19, yang sekarang didistribusikan secara merata di seluruh kota Depok," kata Idris. (dob / dob)


[ad_2]

Source link