9 Hari PSBB Jakarta, Maritime Terdaftar 1.549 Kendaraan Masih Melanggar

<pre><pre>9 Hari PSBB Jakarta, Maritime Terdaftar 1.549 Kendaraan Masih Melanggar

[ad_1]

Merdeka.com – Selama sembilan hari pelaksanaan Batasan Sosial Skala Besar (PSBB) di wilayah DKI JakartaLayanan Marga, bersama dengan Kepolisian Nasional dan Kantor Penghubung, mencatat bahwa ada 1.549 kendaraan yang melanggar aturan. Ini mewakili 54 persen dari total 2.863 kendaraan yang diperiksa. Pengemudi masih melanggar ketentuan PSBB.

"Data tersebut adalah data dari tiga pos pemeriksaan yang terletak di pintu masuk Toll Freeway (GT), Tomang GT Freeway di City, Kapuk Sedyatmo GT Freeway, dan JORR 2 Cikunir GT Freeway," kata Corporate Communications & Development Group Head Layanan Masyarakat PT Marga, Donor Heru, Minggu (19/4).

Dia mengatakan persentase pelanggaran per PSBB setiap hari masih tidak stabil. Pada hari pertama, 10 April, Marga memeriksa 142 unit kendaraan dengan 81 unit atau 57 persen melanggar peraturan PSBB.

Hari berikutnya pada 11 April, terjadi peningkatan, dari 296 unit kendaraan yang diinspeksi, 196 di antaranya merupakan pelanggaran atau 66 persen. Pada hari kesembilan 18 April, dari 214 kendaraan yang diperiksa, 146 unit atau 68 persen telah dilanggar.

"Jenis kendaraan yang paling banyak melanggar adalah truk kecil 44 persen dan truk 40 persen. Sementara itu, sebagian besar jenis pelanggaran tidak memakai masker 72 persen dan jumlah penumpang melebihi 19 persen," katanya.

Dia menambahkan bahwa Marga selalu aktif dalam mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19 di tempat istirahat dan di jalan tol yang dioperasikan oleh Marga Group Services.

"Marga juga mendesak pengguna jalan yang masih menggunakan jalan raya, terutama di daerah yang terkena PSBB, untuk mematuhi peraturan, terutama jumlah maksimum penumpang dalam kendaraan, untuk melaksanakan prinsip jarak fisik," kata Heru. [noe]

[ad_2]

Source link