Ahli Paparan Gejala Virus Corona Tak Terlihat di Kaki

<pre><pre>Ahli Paparan Gejala Virus Corona Tak Terlihat di Kaki

[ad_1]



Beritaterheboh.com – Mendeteksi COVID-19 bisa sulit karena banyak orang mengembangkan penyakit tanpa menunjukkan gejala. Namun, para ahli kesehatan di Eropa telah menemukan cara potensial untuk mengidentifikasi infeksi virus koroner hanya dengan melihat kaki seseorang.


Dokter melaporkan bahwa beberapa pasien dengan COVID-19 positif memiliki lesi kecil (jaringan abnormal) di kaki. Penelitian telah dimulai di Spanyol untuk menentukan apakah itu merupakan gejala COVID-19, kata situs web Evewoman.co.ke, seperti dilansir Medical Daily.

Illustration (Newsflash / @ CGPodologos via The Sun)

© Ilustrasi: metro.co.uk

Federasi Podiatrik Internasional Prancis melaporkan kasus cedera pada anak laki-laki berusia 13 tahun yang terinfeksi COVID-19. Dokter awalnya mengira lesi itu disebabkan oleh laba-laba tetapi pasien akhirnya mulai menunjukkan gejala COVID-19. Dermatologis kemudian melaporkan kasus serupa pada banyak pasien COVID-19 di Italia dan Prancis, kata Dewan Umum Podiatris Dewan Umum Spanyol.


"Lesi ungu (sangat mirip dengan cacar, campak atau cilblain) biasanya muncul di jari kaki dan biasanya sembuh tanpa meninggalkan bekas," kata seorang ahli kesehatan.


Gejala baru yang mungkin dari Corona termasuk memar dan ruam pada jari kaki. (Dewan Podiatris Resmi Spanyol)


Dalam kebanyakan kasus, cedera dialami oleh remaja dan anak-anak yang terinfeksi virus. Ada sejumlah kecil pasien dewasa dengan cedera kaki. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk secara formal menambahkan luka kecil pada kaki ke daftar gejala COVID-19. Untuk mendapatkan bukti ilmiah dibutuhkan lebih banyak waktu.


Sementara para ilmuwan sedang menganalisis gejala potensial, para ahli kesehatan mengatakan orang harus mengikuti rekomendasi pemerintah dan langkah-langkah pencegahan untuk COVID-19, termasuk tinggal di rumah dan secara teratur memantau kondisi untuk mencegah penyebaran atau transmisi COVID-19. (Lihat.co/ artikel asli)

[ad_2]

Source link