Bayi 4 Bulan di Palembang Menjadi 56 Pasien Korona di Sumatera Selatan

<pre><pre>Bayi 4 Bulan di Palembang Menjadi 56 Pasien Korona di Sumatera Selatan

[ad_1]

Seorang bayi berusia empat bulan harus dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Pusat Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatra Selatan. Bayi itu adalah virus koroner ke-56 atau koinfeksi positif di Sumatera Selatan.

Juru bicara Satuan Tugas Sumid Yusri Covid-19 di Palembang pada Sabtu (18/4) mengatakan bayi dari Kabupaten Muara Enim itu dalam keadaan pneumonia berat. "Ibunya telah menjalani tes usap. Kami masih menunggu hasilnya," kata Yusri.

Baca juga: 1 Siswa Tua Sembuh dari Corona, Pasien Lain

Sejauh ini jumlah total kasus positif di Sumatera Selatan saat ini 84 orang dengan dua zona merah, yaitu Palembang dan Prabumulih.

Seorang juru bicara untuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk Sumsel Zen Ahmad mengungkapkan bahwa ada 30 tambahan 19 kasus positif pada Sabtu (18/4). Sejauh ini jumlah kasus positif di Sumatera Selatan adalah 84 kasus dari 54 kasus pada hari Jumat (17/4).

Baca juga: Pemerintah Kota Palembang Mengalokasikan 200 Juta Rupee untuk Menangani Covid-19

Zen mengatakan penambahan kasus positif yang kuat tersebar luas di sejumlah daerah. "Mayoritas orang terpapar ke Palembang, tetapi ada juga Enem Muara, Ogen Komering Ilir, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin dan Ogan Komering Ulu," katanya.

Zen mengatakan bahwa dalam kasus penyembuhan tidak ada tambahan empat. Mereka yang meninggal masih tercatat 3 orang. "Kami berharap masyarakat akan memahami dan mengikuti protokol kesehatan ini. Ini bukan untuk kita, tetapi untuk kita semua. Jika kita melakukannya, itu akan membantu memutus rantai komando virus," katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk terus melakukan jarak fisik.

"Mempertimbangkan jarak fisik, jaga jarak antara 1-3 meter antara satu dan yang lainnya. Karena penularan virus koroner tidak dapat terjadi jika ada jarak yang aman," katanya. (Ant / X-15)


[ad_2]

Source link