Dengarkan Ya! Begadang di bulan Ramadhan memiliki efek negatif pada tubuh

Dengar Ya! Begadang Selama Bulan Ramadan Berdampak Negatif pada Tubuh

[ad_1]

KESEHATAN, SETIAP HARI.COM – Mempertahankan siklus tidur yang sehat selama bulan Ramadhan adalah penting, meskipun umat Islam harus bangun pagi hingga subuh. "Beberapa orang mencoba melakukan terlalu banyak selama bulan Ramadhan. Mereka menghabiskan hari-hari di tempat kerja atau merawat anak-anak. Di tengah-tengah semua ini, beberapa orang kurang tidur," kata Dr Irshaad Ebrahim, seorang dokter di Sleep Center Dubai.

Kurang tidur tidak hanya mempengaruhi suasana hati pada hari berikutnya, tetapi juga kesehatan jangka panjang yang mengeringkan kemampuan mental dan fisik. "Kurang tidur menyebabkan kehilangan memori dan gangguan, yang memperburuk kecemasan dan depresi. Kurang tidur juga menghambat pembelajaran tugas-tugas baru," kata Dr Vishal Pawar, seorang ahli saraf di Aster Speciality Clinic.

Otak orang dewasa membutuhkan antara tujuh dan sembilan jam tidur dalam setiap siklus 24 jam. Menurut Ebrahim, kebutuhan tidur bukanlah 'satu arah'. "Anda dapat membagi tidur Anda menjadi dua episode selama bulan Ramadhan, selama tujuh hingga sembilan jam," katanya, dikutip oleh Gulf News.

Langkah sederhana untuk membuat seseorang cukup tidur adalah merasakan bagaimana perasaan Anda ketika Anda bangun, ia menambahkan. "Jika Anda waspada dan berfungsi secara optimal maka Anda harus cukup tidur. Namun, jika Anda lelah, lelah, dan mengantuk, Anda perlu lebih banyak tidur," tambahnya.



Kesalahan paling umum yang dilakukan orang selama bulan Ramadhan adalah makan makanan berat dan tidur, minum banyak kopi, dan tidur siang. "Di bulan Ramadhan orang cenderung begadang sepanjang malam, cobalah tidur setelah shalat Subuh, sehingga mereka akan pergi bekerja. Atau, beberapa orang akan begadang semalaman, makan banyak saat fajar dan kemudian tidur selama enam hingga delapan jam. Ini bukan solusi yang sehat. , "katanya.

Ebrahim merekomendasikan tidur setelah sholat Tarawih hingga subuh, meskipun ia hanya tidur selama tiga hingga empat jam. "Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur karena saat inilah sekresi melatonin berada pada titik tertinggi dan paling menguntungkan. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan Anda, tidurlah antara Ashar dan Maghrib selama tiga hingga empat jam," katanya. (*)

[ad_2]

Source link