Dewan Perwakilan Rakyat dan Gubernur DKI Jakarta sepakat untuk memperkuat implementasi PSBB

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar. (Dok : DPR)

[ad_1]

Voice.com – Tim Pengawas Manajemen Bencana DPR menggelar pertemuan virtual dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Kamis (16/4/2020). Pertemuan membahas implementasi Keterbatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan integrasi implementasinya dengan PSBB di Jawa Barat dan Banten.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, sebagai Ketua Tim Penanggulangan Bencana DPR, mengatakan DPR telah menyetujui untuk memperkuat implementasi PSBB di DKI Jakarta.

"Salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan memperkuat implementasi PSBB di DKI Jakarta adalah untuk bersosialisasi dalam skala yang lebih luas. Sosialisasi harus dilakukan dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas dan harus disertai dengan pembatasan ketat terhadap pelanggar ketentuan PSBB," kata Muhaimin.

Pertemuan tersebut juga membahas dampak ekonomi dan sosial yang disebabkan oleh CBDR, yang merupakan upaya untuk membatasi penyebaran Covid-19. Untuk alasan ini, kata Muhaimin, diperlukan pendekatan dan perawatan yang komprehensif dan komprehensif.

Penanganan masalah kesehatan harus dilakukan bersamaan dengan penanganan masalah ekonomi dan sosial.

Muhaimin juga mendorong Anies untuk terus meningkatkan kapasitas PCR (PCR) reaksi polimerase untuk publik. Peningkatan kapasitas tes PCR diperlukan untuk memfasilitasi upaya mitigasi dan isolasi dari mereka yang dites positif Covid-19 dan memecah rantai distribusi Covid-19, sehingga pengujian PCR harus dilakukan dengan cepat dan masif.

Kapasitas staf medis dan peralatan juga harus ditingkatkan. Dengan meningkatnya jumlah orang dengan Covid-19, secara otomatis memerlukan peningkatan jumlah fasilitas kesehatan termasuk Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan standar WHO.

"DKI Jakarta perlu melibatkan lebih banyak rumah sakit swasta dalam menerima dan merawat pasien Covid-19," kata Muhaimin.

Gubernur DKI Jakarta juga diminta untuk menyiapkan strategi lain dalam hal perawatan bagi masyarakat jika pandemi Covid-19 terjadi.

Rapat virtual tersebut juga dihadiri oleh sejumlah anggota DPR yang merupakan anggota Tim Penanggulangan Bencana RI, termasuk Mufti Anam, Sadarestuwati, Diah Pitaloka, dan Selly Andriany Gantina dari Perjuangan F-PDI, Hamka B. Kady, John Kennedy Azis, Dewi Cinta, dan Muhidin Mohamad Said dari F-Golkar, dan Sodik Mudjahid (F-Gerindra).

Selanjutnya adalah Lisda Hendrajoni (F-NasDem), Cucun Ahmad Syamsurijal, Siti Mukaromah (F-PKB), Nanang Samara dan Thunder Sasono dari F-Demokrat, Ali Taher (F-PAN) dan Nurhayati Monoarfa (F-PPP). Turut hadir adalah Wakil Gubernur Jakarta yang baru terpilih, Ahmad Riza Patria.

[ad_2]

Source link