Firstx di Malaysia Rp.2500 / Liter, Indonesia When Will It Fall?

<pre><pre>Firstx di Malaysia Rp.2500 / Liter, Indonesia When Will It Fall?

[ad_1]

Eramuslim.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk segera menurunkan harga bahan bakar (BBM). Ini harus dilakukan karena harga minyak dunia terus turun. Selain itu, daya beli masyarakat terus menurun karena merebaknya Virus Corona.

"Komisi Perwakilan VI Indonesia telah meminta PT Pertamina (Persero) untuk menilai harga bahan bakar secepat mungkin dengan melihat keadaan daya beli di tengah wabah Covid-19 Corona dan mempertimbangkan berbagai variabel," Wakil Komisaris IV Gde Sumarjaya Linggih via Video Konferensi, Jakarta, Kamis (4/4/2020).

Permintaan serupa juga diajukan oleh anggota PAN Primus Yustisio lainnya. Dia menunjukkan bahwa harga minyak jauh lebih rendah di Malaysia dan AS.



"Pertama di Malaysia dan di Amerika Serikat, harga per rupee adalah $ 2.500. Sebelum itu, perempuan harus mensubsidi, kan?

Harga referensi Pertamina dalam Rencana Kerja Perusahaan (CTR) juga dianggap tidak valid saat ini. "Jika ibu Nicke mengikuti pembaruan harga minyak mulai hari ini, harganya $ 27 per barel. Harga yang Anda berikan pada harga bahan bakar masih USD 70 per barel," katanya.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama Nick Nicke mengatakan selama perusahaan mengikuti formula persiapan harga minyak yang dirancang oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Karena itu, penetapan harga bahan bakar secara teratur diputuskan oleh pemerintah.

"Jadi kami mengikuti formula Peraturan ESDM bulanan, penetapan harga yang diberikan pemerintah saat ini tidak berubah. Jika harganya ada di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral," katanya. (* Akhir)

[ad_2]

Source link