Gus Miftah mengaku tidak setuju tentang puasa, mungkin Fidyah berubah, Joseph Mansur adalah Satu Fokus

<pre><pre>Gus Miftah mengaku tidak setuju tentang puasa, mungkin Fidyah berubah, Joseph Mansur adalah Satu Fokus

[ad_1]

Everyday.com – Belum lama ini, Majelis Cendekiawan Indonesia mengeluarkan putusan yang memungkinkan Ramadhan tidak berpuasa di tengah wabah virus koroner. Perhatikan bahwa puasa harus dibayar dalam sekuritas.

Gus Miftah, yang dikenal sebagai sarjana eksentrik, juga mengungkapkan pandangannya tentang wacana. Dia juga mengaku videonya pada hari Sabtu, 18 April 2020.

"Kenapa aku tidak mengerti, ya?" Gus Miftah. Menurutnya saat ini banyak orang yang berjuang dan tidak punya cukup uang untuk membeli.

1. Akui Tidak Setuju

Pemilik nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman juga mengakui kekecewaannya. Ini karena banyak orang mengalami masalah ekonomi akibat wabah tersebut.

"Maka kamu tidak harus puasa, kamu harus membayar tagihan, di mana mereka membayar," katanya.

"Tapi ada dua virus yang menyebar di sekitar agama. Yang pertama adalah banyak orang idiot tetapi mereka bergabung untuk berbicara tentang agama. Yang kedua adalah, demi politik, menjual agama. Agama digunakan sebagai komoditas politik," tambahnya.

2. Fokus pada Tidak Ada

Tiba-tiba dia menuai banyak reaksi padanya. Salah satunya adalah sarjana Joseph Mansur yang tampaknya salah fokus pada pakaian yang dikenakan oleh Gus Miftah.

"Pakaiannya bagus," tulis Joseph Mansur.

Komentar dari Joseph Mansur ini langsung dijawab oleh Gus Miftah. Dia juga mengundangnya untuk menonton pertandingan sepak bola di Spanyol.

[ad_2]

Source link