Hari ini Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Resmi Merekomendasikan PSBB

<pre><pre>Hari ini Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Resmi Merekomendasikan PSBB

[ad_1]

JATIMPOS.CO.//SURABAYA- Setelah melalui serangkaian proses, akhirnya Surabaya Raya meliputi: Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo dan Kabupaten. Yunani hari ini (20/4/2020) secara resmi mengusulkan penetapan sanksi sosial skala besar (PSBB). Surat penyerahan dikirimkan oleh Gubernur Khofifah ke Menteri Kesehatan.

"Kota Surabaya adalah pusat penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. Sementara Sidoarjo dan Gresik sebenarnya adalah zona penyangga Surabaya, mereka juga mengalami peningkatan positif pada pasien karena pola interaksi regional yang sangat dekat," kata Gubernur Jawa Timur, Khalidif Indar Parawansa di Gedung DPR. Grahadi, Senin (20/4).

"Kesepakatan yang dicapai adalah saatnya Kota Surabaya, beberapa Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo untuk diserahkan kepada Menteri Kesehatan PSBB. Jadi sebagai tindak lanjut hari ini kami mengirim surat kepada Menteri Kesehatan untuk penentuan PSBB untuk Surabaya Raya," tambahnya. dia adalah.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Batas Sosial Skala Besar (PSBB) Wilayah Surabaya di Gedung Negara Grahadi, Minggu (19/4).

Hadir pada pertemuan tersebut adalah Walikota Surabaya Tri Risma Harini bersama dengan Forkopimda, Penjabat Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dengan garis forkopimda. Serta Sekretaris Pelaksana Yunani, Nadlif bersama dengan staf Forkopimda mewakili Bupati Yunani.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 tahun 2020 tentang Pedoman Batas Sosial Skala Besar dalam konteks Percepatan Pengobatan Penyakit Virus Corona 2019 (COVID-19), dalam bentuk (1) Menambah jumlah kasus berdasarkan waktu (2) Pembagian kasus berdasarkan waktu (3) Peristiwa transmisi lokal; dan (4) Kesiapan provinsi dalam hal ketersediaan kebutuhan kebijakan masyarakat, fasilitas dan fasilitas kesehatan, penganggaran dan pengoperasian jaringan jaminan sosial dan aspek keamanan.

Khofifah mengatakan bahwa jika Menteri Kesehatan memberikan persetujuannya, ia akan segera mengikuti penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pedoman PSBB di wilayah Surabaya Raya. Peraturan ini adalah upaya untuk membuat PSBB efektif di ketiga bidang.

"Nanti ketiga daerah ini akan mengikuti aturan walikota dan bupati dan harus menerapkan PSBB sesuai dengan hukum dan secara konsisten mendorong dan mempromosikan gaya hidup bersih dan sehat bagi masyarakat," katanya.

Rapat koordinasi juga membahas pasokan logistik, fasilitas kesehatan, dan jaminan sosial selama implementasi PSBB. Ini termasuk mendirikan jaring pengaman sosial, yang merupakan bantuan sosial.

"Semua hal yang berkaitan dengan persiapan PSBB telah disiapkan, Insya Allah, siap diimplementasikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memberikan dukungan untuk berbagai program termasuk jaringan jaminan sosial," katanya.

Khofifah mengatakan dia telah berkoordinasi dengan kepala satuan tugas pusat dan telah menerima lampu hijau untuk melanjutkan. Jika PSBB Jawa Timur berfungsi dengan baik, penobatan pandemi penobatan akan lebih terintegrasi dan lebih mudah bagi pemerintah untuk mengendalikan wabah.

Khofifah menjelaskan bahwa berdasarkan data distribusi covid-19 di Surabaya pada 19 April 2020, distribusi kasus validasi Covid-19 terjadi di semua kabupaten di 31 kota Surabaya. Jumlah total kasus pada tanggal 19 April tercatat positif sebanyak 19 pada 299; Ada 745 PDP dan 1892 ODP.

Namun demikian, Sidoarjo dan Gresik terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kasus Covid-19. Di Yunani, dari 18 distrik di Yunani, 11 distrik saat ini memiliki kasus positif Covid-19, tercatat pada 19 April yang telah mengkonfirmasi positif Covid-19 dari 20, PDP 107, dan ODP 1077.

Sedangkan di Sidoarjo, dari 18 kabupaten, 14 kabupaten saat ini memiliki 57 positif positif Covid-19, 132 PDP dan 534 ODP.

"Perkembangan yang terjadi di Surabaya, serta di Sidoarjo dan Yunani, menunjukkan indikasi yang tepat untuk menentukan tingkat urgensi dalam menerapkan status PSBB di PMK PSBB dengan skor 10 untuk Surabaya dan Sidoarjo sedangkan Gresik dengan skor 9. setelah mencapai skor 8-10 akan berlaku PSBB, "tambahnya. (n)

[ad_2]

Source link