Hasil Ujian Cepat Massa di Kedai Kopi, Semua Negatif Corona

AJNN.net - Aceh Journal National Network

[ad_1]

Hasil Ujian Cepat Massa di Kedai Kopi, Semua Negatif Corona
Pasukan Kesihatan menggunakan hazmat ketika melakukan ujian cepat besar-besaran di sejumlah warkop di Banda Aceh, Sabtu (18/4) malam. Foto: AJNN / Rahmat Fajri

BANDA ACEH – Hasil pemeriksaan massa menggunakan uji cepat pada pelayan dan pengunjung sebuah kedai kopi di Banda Aceh sejak dua malam yang lalu semuanya dinyatakan negatif oleh virus korona (Covid-19).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, sebentar ketika disahkan oleh AJNN mengenai hasil ujian massa cepat.

"Semua itu negatif (virus korona)," kata Hanif ringkas, Isnin (4/20).

Baca: Pemerintah Mengadakan Uji Cepat Massa ke sejumlah Warkop di Banda Aceh

Kemudian, mengenai jumlah pelayan dan pengunjung ke kedai kopi yang telah diperiksa menggunakan ujian cepat selama dua hari, hanya sekitar 50 orang.

"50 (orang yang telah menjalani ujian pesat secara besar-besaran)," katanya.

Sebelumnya, Pasukan Petugas Covid-19 Aceh dan Kota Banda Aceh telah melakukan uji coba cepat di sejumlah kedai kopi (Warkop) di ibu kota provinsi Aceh, Sabtu malam (18/4).

Ujian pantas dilakukan pada pelayan dan pelawat Warkop. Walau bagaimanapun, pekerja diutamakan, sementara penduduk diminta untuk mengambil bahagian dalam pemeriksaan secara sukarela.

Wakil Ketua Pasukan Petugas Aceh Covid-19, Dyah Erti Idawati, mengatakan ujian massa cepat dilakukan untuk melihat pengedaran Covid-19. Nanti jika ada positif langsung diambil.

"Kami melancarkan ujian cepat secara besar-besaran, pertama kami mulai di kedai kopi. Kami telah mengambil KTP, jika ada yang positif sehingga dapat langsung diambil," kata Dyah ketika ditemu ramah di lokasi tersebut.

Dyah berkata, sasaran ujian cepat massa malam ini dilakukan secara teratur, dan kemudian juga akan dilanjutkan pada malam-malam berikutnya.

"Ada lebih dari 3.000 untuk kota Banda Aceh malam ini, tetapi akan dilakukan secara teratur, besok malam juga dilakukan," kata Dyah.

[ad_2]

Source link