Hebat Seorang Pelajar SMA di Solo jadi Menteri Keuangan Sehari

Seorang pelajar SMA di Solo memenangkan suatu tantangan guna menjadi seorang Menteri Keuangan sekitar satu hari. Ide proposal yang berbasis gender dalam pengelolaan finansial menjadi kunci pelajar tersebut mengungguli ratusan proposal yang dikemukakan para pelajar dari sekian banyak penjuru Indonesia.

SOLO, JAWA TENGAH (VOA) —
Ekspresi wajah Tristania Faisa Adam atau dikenal dengan sebutan Tania, pelajar ruang belajar 10 IPA 5 atau setara ruang belajar 1 di SMA Negeri 4 Surakarta terlihat tersenyum lebar ketika ditemui di dekat kompleks sekolahnya di Mahanan Solo, Selasa (12/3). Tania masih susah melupakan pengalamannya menjadi seorang menteri finansial selama satu hari akhir pekan lalu. Perjuangannya ikut dalam persaingan untuk semua generasi muda tersebut membuahkan hasil yang tak disangka-sangka.

Selama satu hari, Tania beraktivitas layaknya seorang menteri laksana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Selama satu hari saya jadi Menteri Keuangan, terdapat 2 rekan lainnya yang juara 2 dan 3 jadi Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai.Saya bertemu Bu Sri Mulyani sejumlah kali, sempat sharing session juga. Paling puncak dari sehari jadi Menteri Keuangan, saya berpeluang memimpin rapat harian pimpinan di Kementerian Keuangan. Itu yang menantang. Ada pejabat-pejabat eselon 1 setingkat dirjen lah, terdapat dirjen anggaran, dirjen perbendaharaan. Ya rasanya saya ini siapa sih, tahu-tahu terdapat anak wanita masih pelajar memimpin rapat di pejabat negara. Saya didampingi bu Sri Mulyani. Setelah tersebut saya disuruh ke STAN guna memberi kuliah umum, kan Bu Sri Mulyani tidak jarang memberi kuliah di sana. Wah saya bingung juga. Menantang, alhamdulillah lancar. Terus saya pun mengecek ke pembangunan MRT di Jakarta, kan pengoperasiannya akhir Maret ini. Seru pokoknya,” ungkap Tania.

Proses Tania memenangkan persaingan tersebut tidaklah mudah. Tania mesti mengeluarkan gagasan segar atau baru yang sehubungan dengan kepandaian Kementerian Keuangan. Tania mengemukakan gagasan supaya Kemenkeu menjadi agen yang menolong memfasilitasi dan memberdayakan wanita dalam bisnis .Proposal dalam format rekaman video dan diupload di media sosial dengan memenuhi dan melampirkan eksemplar isian menjadi persyaratan dalam persaingan tersebut. Seleksi paling ketat. Tak disangka, gagasan Tania mengungguli lebih dari 600 proposal yang dikemukakan para pelajar dari sekian banyak wilayah di Indonesia.

Pengelola sekolah lokasi Tania menimba Ilmu juga merespon prestasi anak didiknya tersebut. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan sekaligus Juru bicara SMA Negeri 4 Surakarta, Nanang Irawanto , menuliskan Tania memang termasuk murid yang aktif dalam sekian banyak kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah. Berdasarkan keterangan dari Nanang, prestasi Tania menjadi menteri finansial selama satu hari menjadi prestasi murid tertinggi di sekolah tersebut sekitar ini.

“Selama ini yang anda ikuti kompetisi untuk siswa ya yang tertinggi menurut keterangan dari kami apa yang diraih Tania itu. Kan menang anaknya tersebut aktif di sekian banyak kegiatan sekolah, tidak jarang ikut kompetisi, urusan semacam ini terus anda gaungkan ke anak-anak, murid di SMA ini, guna lebih berprestasi menurut keterangan dari talenta masing-masing. Tania kan talenta sangat menonjol dalam berkomunikasi dengan siapapun dia tersebut luar biasa. Siswa-siswa lainnya anda dorong guna berprestasi laksana Tania, Kita eksplorasikemampuan anak-anak tersebut di sekian banyak kesempatan.Saya yakin ke depan akan hadir Tania-Tania baru yang patut didorong oleh orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar,” ujar Nanang.

Seperti yang dilansir dari Website Kementerian Keuangan maupun instagram Menkeu Sri Mulyani. Tania bareng 2 rekannya berpeluang masing-masing menjadi Menteri Keuangan, Dirjen Bea Cukai, dan Dirjen Pajak. Tampak Tania duduk di kursi didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di ruang kerjanya.

Kompetisi berupa kendala menjadi seorang pejabat publik kian disukai generasi muda ketika ini. Mereka hendak menjalani dan merasakan kegiatan dan rutinitas seorang pejabat publik