Indonesia Triathlon Series Mengadakan Perlombaan Duathlon Virtual Pertama Di Indonesia

<pre><pre>Indonesia Triathlon Series Mengadakan Perlombaan Duathlon Virtual Pertama Di Indonesia

[ad_1]

Jakarta, airmagz.com – Setelah berhasil menjadi tuan rumah Palembang Triathlon 2020 pada bulan Februari, Indonesia Triathlon Series (ITS) bersaing lagi akhir pekan ini tetapi bukan pertandingan triathlon biasa.

Menurut Kiki Taher, Direktur Komunikasi dan Komersial Indonesia Triathlon Series di Jakarta, ITS ingin mendorong masyarakat untuk tetap aktif, tetap memiliki semangat positif, tetapi juga tetap aman dan mengikuti aturan. "Itu sebabnya kami memiliki ITS Virtual Duathlon, ini adalah acara virtual duathlon pertama di Indonesia," katanya.

Balap Virtual ITS (ITSVR) bersaing di berbagai sepeda olahraga dengan jarak masing-masing 2 kilometer, 10 kilometer, dan 3 kilometer. Turnamen berjalan dari Jumat, 18 April hingga Senin, 20 April 2020. Peserta yang terdaftar dapat menyelesaikan 3 divisi dalam 3 hari.

"Gairahnya adalah membuat triathlon bekerja untuk semua orang. Itu sebabnya kami memilih jarak yang sebanyak mungkin orang," tambah Kiki.

Kompetisi virtual juga menyediakan sejumlah fasilitas, termasuk: peserta dapat membayar 3 kegiatan yang diperebutkan dalam 3 hari, dapat berkolaborasi dengan rekan tim untuk berbagi kegiatan, tidak memiliki batas waktu (COT) dan transisi, dan diizinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi di dalam dan di luar ruangan. "Menggunakan semua jenis sepeda juga diperbolehkan. Misalnya menjalankan 2K pada hari Sabtu, kemudian 10K pada hari Minggu, maka 3K pada hari Senin juga diperbolehkan. Ini adalah kompetisi virtual yang hebat, siapa pun dapat mengambil bagian," kata Kiki.

Pendaftaran untuk kompetisi virtual dibuka mulai Jumat pukul 6 sore dan pada Jumat malam, para peserta telah mendaftar hampir 500 orang. Menurut Kiki, ini tidak mengherankan mengingat minat publik dalam olahraga lari dan sepeda. "Dengan meningkatnya minat publik ini, ITS akan meluncurkan platform digital terintegrasi untuk menyediakan akses ke informasi olahraga, kebugaran, kesehatan dan nutrisi kepada publik. Perlombaan virtual ini adalah bagian dari rencana pengembangan digital kami. Poin ITS seperti pada seri ITS lainnya, pasti ada penyesuaian dengan perhitungan, "tambah Kiki.

Ukuran ITS ini diterima dengan baik oleh publik dan organisasi induk. "Ini adalah ide yang sangat bagus, FTI sepenuhnya mendukungnya," kata Brigadir Jenderal Erwin Septiansyah, Sekretaris Jenderal Federasi Triathlon Indonesia.

Tanggapan serupa diungkapkan oleh ketua Komite Olimpiade Indonesia Asosiasi Sepeda Indonesia (ISSI), Raja Sapta Oktohari. Dia berkata, "Dalam situasi saat ini, langkah-langkah ITS untuk mengubah publik menjadi perlombaan virtual sangat tepat waktu. Saya pikir sudah waktunya bagi komunitas olahraga Indonesia untuk mengadopsi langkah-langkah konkret seperti itu."

[ad_2]

Source link