Ini adalah Respons Kongregasi Tabligh untuk Anggota yang terinfeksi oleh COVID-19 di India

<pre><pre>Ini adalah Respons Kongregasi Tabligh untuk Anggota yang terinfeksi oleh COVID-19 di India

[ad_1]


Popnesia.com – Gereja Tabligh Indonesia di karantina di New Delhi, India mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang menyatakan bahwa sebanyak 75 anggota Jamaah Tabligh dipengaruhi secara positif oleh virus koroner baru (COVID-19).


"Saya pikir tidak lebih dari sepuluh, dari 75 ada sepuluh (terinfeksi virus COVID-19)," kata pemimpin Grup Tabligh Ustad Marzuk Tembah Jamaat yang berada di karantina di New Delhi India ketika berbicara dengan rri.co. id, Sabtu (4/4/2020).


Dia mencurigai informasi dari Kementerian Luar Negeri yang mengatakan bahwa 75 anggota Jamaah Tabligh terinfeksi dengan virus COVID-19 dari Kementerian Kesehatan India.


Marzuk menemukan bahwa anggota Jamaah Tabligh terinfeksi dengan virus COVID-19 karena mereka memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi dan asam lambung.


"Saya tahu nama-nama kondisi mereka ketika mereka dibawa ke rumah sakit dalam apa yang kami katakan adalah suatu kondisi di mana darahnya hipertensi seperti Tuan Akbar Balu, ketika ia dibawa ke rumah sakit ia memiliki hipertensi, ia memiliki riwayat stroke sebelumnya. , dia memiliki asam lambung akut yang parah, "jelasnya.


Menurut Marzuk, peziarah Tabligh lain yang tidak memiliki virus COVID-19 bingung dengan penggunaan obat-obatan yang harus mereka ambil dari kesehatan India.


"Yang lain tidak memiliki gejala sampai mereka keliru dengan dosis tinggi, 500 mg parasetamol, 500 mg amoksilin. Mereka kesal karena kita tidak minum obat ini. Kita tidak sakit tetapi harus minum obat ini," katanya.


Karena alasan ini, ia merekomendasikan agar anggota mengonsumsi vitamin C, setelah berkonsultasi dengan kerabat di Jakarta melalui telepon.


"Saya juga sudah berkonsultasi dengan saudara lelaki saya yang juga seorang dokter, jika tidak ada gejala tidak dianjurkan. Kami menyarankan Anda mengambil lebih banyak vitamin C. Jika Anda memiliki vitamin C karena itu diambil. Ini yang kami pesan. Tetapi jika 75 orang positif orang dengan gejala saya tidak tahu, "jelasnya.


Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengatakan jumlah Jamaah Tabligh Indonesia yang saat ini di India terinfeksi virus COVID-19 telah mencapai 75 orang.


"Paparan positif terhadap COVID-19 adalah 75 orang, 13 di antaranya pulih," kata Retno Marsudi dalam briefing pers virtual, Jumat (4/4/2020).


Menurut Retno, jumlah COVID-19 warga positif di India dan bahkan mengklaim sebagai kasus tertinggi, adalah warga negara Indonesia yang terinfeksi di luar negeri. "Ini adalah jumlah tertinggi jika kita melihat orang Indonesia yang terpajan COVID-19 di seluruh dunia. Saat ini, ada 394 warga positif COVID-19, 75 di India saja, yang artinya persentasenya 19 persen," tambah Retno. (RRI)

[ad_2]

Source link