Ini Memulai Kacamata Deteksi Gejala Korona

Startup Ini Bikin Kacamata Pendeteksi Gejala Corona

[ad_1]

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Pemindai termal atau pemindai suhu tubuh bukanlah hal baru, di masa lalu teknologi ini telah digunakan di banyak tempat umum seperti bandara untuk mendeteksi apakah seseorang demam atau tidak.

Saat ini, teknologi sedang diterapkan ke perangkat yang dapat dipakai seperti kacamata. Salah satu kegunaannya adalah untuk mendeteksi koroner potensial.

Dilaporkan oleh SECINET dari Ubergizmo, kacamata dengan teknologi tersebut dibuat oleh perusahaan startup bernama Rokid dari China yang nantinya akan dicoba untuk dijual di Amerika Serikat.

Perusahaan tersebut dilaporkan telah mengirimkan produknya ke beberapa perusahaan yang berbasis di AS. Kacamata ini, yang dikenal sebagai T1, memiliki kemampuan untuk memindai inframerah yang dapat mendeteksi suhu tubuh hingga 200 orang pada jarak hingga 3 meter.



Ini berarti petugas kesehatan dapat memindai untuk melihat siapa yang mengalami demam yang merupakan salah satu gejala virus COVID-19.

Arloji ini ditenagai oleh chipset Qualcomm dan dilengkapi dengan kamera 12MP, dukungan augmented reality dan perusahaan ini menawarkan solusi dan perangkat lunak IoT untuk memfasilitasi pengenalan wajah.

Karena perangkat ini dapat digunakan, itu berarti bahwa ia dapat dengan mudah digunakan dan dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain, sehingga menutup lebih banyak ruang sekaligus. (*)

[ad_2]

Source link