Jumlah pasien positif Covid-19 di Cilacap meningkat

Pasien positif Corona.

[ad_1]

Dia sebelumnya memiliki sejarah bepergian ke Lembang, Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP – Jumlah Covid 19 pasien yang dikonfirmasi di Kabupaten Cilacap telah meningkat satu orang. Bupati Tatto Soerwarto Pamudji mengatakan penambahan itu berarti ada total 15 pasien yang tidak diawasi (PDP) positif.

"15 orang positif dari Covid-19 terdiri dari satu orang yang sembuh, satu meninggal, dan 13 masih dirawat di rumah sakit," katanya, Senin (20/4).

Pasien positif terakhir yang dikonfirmasi adalah seorang pria berusia 28 tahun di Desa Sindangsari, Kabupaten Majenang. Dari hasilnya pelacakan Tenaga kesehatan, diketahui bahwa orang yang bersangkutan memiliki riwayat bepergian ke Lembang, Bandung.

"Departemen Kesehatan telah mencari orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien, dan memberi mereka karantina," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Dr. Griana Goddess Premiere, membenarkan bahwa pasien Bandung ini telah terinfeksi Covid 19 karena ia memiliki riwayat bepergian ke Bandung Lembang.

"Di Lembang ada kelompok yang merupakan pusat Covid 19. Ada keluarga di sana," katanya.

Berdasarkan data terakhir, Bupati mengatakan bahwa dari 15 pasien yang dites positif, ada 25 lainnya dengan status PDP. Dari jumlah tersebut, 16 masih dirawat dan menunggu hasil tes laboratorium. Ada 91 orang dengan status ODP.

Mengenai data terbaru, Bupati meminta warga Cilacap untuk tetap tenang tetapi tetap waspada. "Yang penting adalah pemerintah telah mengimbau untuk menghindari orang, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan memakai topeng jika Anda harus pergi ke luar," katanya.

[ad_2]

Source link