Jumlah PDP Covid-19 Meninggal di Sulawesi Utara 21 Orang

Prajurit TNI mengangkat kardus berisi Alat Perlindungan Diri (APD) untuk penanganan COVID-19 di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima sekitar 3

[ad_1]

Dua dari mereka positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO – Jumlah total pasien yang diawasi (PDP) yang dilaporkan meninggal di Sulawesi Utara (Sulawesi Utara) adalah 21. Dua dari mereka positif Covid-19.

"Ada 11 kematian PDP yang memiliki hasil laboratorium (sembilan negatif, dan dua positif), sementara yang masih menunggu hasilnya adalah 10 PDP," kata juru bicara Satgas Penanganan Ko-19 Sulawesi Utara Steaven Dandel, Sabtu (19/4).

Dari Jumat (4/4) hingga diperbarui hari ini pukul 17:00 WITA, katanya, empat PDP telah meninggal. Secara rinci, dua PDP berasal dari Rumah Sakit Kandou, Kota Manado (satu pasien dari Kabupaten Minahasa dan satu pasien dari Kabupaten Minahasa Utara).

Dua PDP lainnya meninggal, satu dari Penghargaan Rumah Sakit Kota Tomohon, dan satu lagi dari Rumah Sakit Bethesda Kota Tomohon. Hingga saat ini, total 58 PDP telah dirawat di RSUP Kandou Manado (22 orang), Rumah Sakit Bhayangkara Manado (lima orang), Penghargaan Rumah Sakit Tomohon (10 orang) dan Rumah Sakit Wolter Monginsidi Manado (satu orang).

Sementara itu, dirawat di Rumah Sakit Sam Ratulangi Minahasa (tiga orang), Rumah Sakit Kotamobagu Pobundayan (lima orang), Rumah Sakit Regional Belanda Maramis (dua), Rumah Sakit Regional Mongondow Ballang Utara (dua orang), Rumah Sakit Radiasi (lima) orang), Rumah Sakit Datu Binangkang (lima orang) satu orang, Rumah Sakit Bethesda (satu orang) dan Rumah Sakit Noongan (satu orang).

Ketika didistribusikan ke setiap kabupaten dan kota, sebagian besar PDP dirawat di Kota Manado. Selanjutnya, kabupaten Sitaro (satu orang), kota Tomohon (sembilan orang), kabupaten Minahasa (sembilan orang), kabupaten Minahasa Utara (tujuh orang).

Kabupaten Ballang Mongondow Selatan (satu orang), Kabupaten Minahasa Selatan (satu orang), Kota Kotamobagu (lima orang), Kabupaten Ballang Mongondow Utara (dua orang), Kabupaten Minahasa Tenggara (satu orang), lepas pantai (dua orang) dan proses verifikasi alamat (tujuh orang).

Selain itu, ada 909 orang di bawah pengawasan (ODP). Secara rinci, ODP dipantau oleh 256 orang dan 653 dipantau.

sumber: Antara

[ad_2]

Source link