Karena Utang, Pria OKI Dibunuh Setelah Bertengkar dengan Kakak Ipar

<pre><pre>Karena Utang, Pria OKI Dibunuh Setelah Bertengkar dengan Kakak Ipar

[ad_1]

Merdeka.com – Karena hutang, Andi Kaisen (35) terbunuh di tangan saudara iparnya, Riki Prayoga. Pelaku langsung ditangkap polisi untuk memperhitungkan tindakannya.

Mereka berdebat ketika bertemu ketika mencari sinyal ponsel di rumah seorang korban di Kabupaten Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, Minggu (19/4). Pelakunya kemudian menuntut hutang $ 300.000 untuk tujuan membeli beras dan membayar upah untuk menggiling beras.

Kecewa dengan pertanyaan itu membuat korban marah dan kemudian menantang pelakunya untuk bertarung. Dia menendang pelakunya yang sedang makan.

Mereka berdua saling memukul dan menendang untuk sementara waktu. Korban mendapat kekerasan dan mengambil pisau dari tasnya. Ketika korban ditikam, pisau itu ditangkap oleh pelaku dan akhirnya perut korban sendiri ditusuk.

Meskipun mereka terluka parah dan berdarah, para korban terus berjuang. Segera setelah itu, korban jatuh ke tanah dan dilarikan ke klinik. Tetapi hidupnya tidak bisa diselamatkan dalam perjalanannya.

Ombudsman Ombudsman Pelupessy mengatakan penganiayaan adalah karena para korban tidak menerima hutang mereka yang dituntut oleh tersangka. Hanya pisau yang menembus dada korban yang menjadi milik korban.

"Itu benar, tersangka dan korban adalah mertua. Motifnya untuk hutang, korban meninggal karena pisau sendiri saat menikam tersangka," kata Alamsyah, Senin (20/4).

Dia didakwa dengan Pasal 351 ayat 2 dengan hukuman penjara lebih dari tujuh tahun. Bukti dijamin dengan pisau yang menyebabkan kematian.

"Saat ini kami menggunakan artikel-artikel pelecehan serius, kami masih mengembangkannya," ia menyimpulkan. [ray]

[ad_2]

Source link