Kasus Terkini Positif-Covid-19 Wanita Karena Belanja Online, Bahkan Di Rumah, Mengaku Kecerobohan,

<pre><pre>Kasus Terkini Positif-Covid-19 Wanita Karena Belanja Online, Bahkan Di Rumah, Mengaku Kecerobohan,

[ad_1]

Hilang, Ratusan Pemuda AS Meninggal karena Korona ...
Popnesia.com – Covid-19 Kasus Terkini Wanita Positif Karena Belanja Online, Bahkan Di Rumah, Pengakuan


Kasus baru penularan virus Corona (covid-19) dialami oleh wanita ini.


Wanita itu terinfeksi virus Corona (covid-19) setelah berbelanja online dan menerima barang.




Bahkan, wanita ini hanya tinggal di rumah selama tiga minggu untuk mencegah virus Corona.


Jadi, apa yang terjadi sampai dia terinfeksi virus Covid-19?


Dikutip dari TribunSolo (grup tribunewsnetwork)), seorang wanita bernama Rachel Brummert.


Meluncurkan New York Post pada Selasa (4/4/2020) via TribunSolo, Rachel Brummert adalah seorang wanita yang tinggal di Charlotte, North Carolina, AS.


Dia masih terinfeksi virus Corona, meskipun dia didisiplinkan memiliki karantina gratis di rumah.


Secara keseluruhan, sudah 3 minggu sejak Rachel Brummert mengunci dirinya di rumah.


Pola hidup membatasi diri di rumah, ia melakukannya dengan disiplin besar.


Bahkan, dia bisa tidur di kamar terpisah bersama suaminya.


Itu dilakukan oleh Rachel Brummert, karena dia menderita penyakit autoimun.


Dia rentan terhadap penyakit.


Terakhir kali Rachel Brummert meninggalkan rumah adalah pertengahan Maret, atau sekitar tiga minggu sebelum dia didiagnosis positif dengan Covid-19.


Pada saat itu, Rachel Brummert pergi ke apotek untuk membeli obat autoimun.


Lalu bagaimana kontrak Rachel Brummert Covid-19?


Virus Corona hadir langsung melalui metode belanja online yang diterapkan oleh Rachel Brummert.


Sejak menjalankan karantina independen di rumah, Rachel Brummert menghabiskan hidupnya sehari-hari online.


Sayangnya, orang yang mengantarkan bahan makanan ke pintu Rachel Brummert, kemudian ditemukan positif di Covid-19.


Nah, Rachel Brummert mengakui bahwa ada satu kesalahan yang dia buat saat belajar.


Dia mengambilnya tanpa memakai sarung tangan.


"Selama ini, saya pikir, semua yang saya lakukan adalah benar dan aman,"


"Aku belum pernah merasakan sakit seperti ini,"


"Aku demam parah. Tapi ini lebih dari sekadar demam, benar-benar monster," kata Rachel Brummert.


Inilah Cara Menerima Paket Dengan Aman, Cara Membersihkannya Dan Potensi Penyebaran Virus Corona


Dilaporkan oleh Kompas.com (grup tribunnewsnetwork), sebuah studi baru menemukan bahwa virus Corona bertahan di beberapa permukaan, termasuk plastik, stainless steel hingga tiga hari.


Sebuah laporan yang diterbitkan oleh para ilmuwan pemerintah AS, Rabu (3/3/2020) juga menunjukkan bahwa virus Corona dapat bertahan di udara selama berjam-jam.


Jadi, dapatkah virus Corona ditransmisikan dari paket yang dikirim?


Menurut WHO, dikutip di situs webnya, menerima paket dari wilayah mana saja yang terpapar virus dianggap aman.


Ini karena orang yang terinfeksi cenderung kurang.


Risiko tertular virus dari paket atau objek telah ditransfer dan terkena berbagai kondisi dan suhu juga rendah.


Seperti dilansir Business Insider (19/3/2020), tidak mungkin bagi orang untuk mendapatkan virus Corona dari kotak kardus, karena virus tidak dapat bertahan lama di permukaan yang keras.


Transmisi langsung Covid-19 berasal dari orang yang batuk atau bersin.


Tetesan atau tetes jika mereka terinfeksi oleh orang lain, maka orang tersebut akan terinfeksi.


Direktur Centers for Infectious Diseases di Pennsylvania State University Elizabeth McGraw telah mengungkapkan bahwa, jika disebarkan melalui sebuah paket, masyarakat dunia akan melihat penyebaran dari China pada awal wabah.


Namun, seperti dilaporkan oleh CNN, bagi mereka yang memesan sesuatu secara online, mereka diminta untuk tidak menerima barang secara langsung.


Minta karyawan untuk mengirim barang di depan pintu atau area kompleks Anda.


Jika operator meminta Anda untuk datang, tetaplah dalam jarak 2 meter dan lakukan pembayaran online jika memungkinkan.


Setelah Anda mengambil surat atau memesan dari kotak Anda, cuci tangan Anda dengan sabun.


Cara membersihkan paket


Jika Anda masih khawatir tentang paket yang Anda terima, Anda dapat membersihkannya terlebih dahulu saat Anda menerimanya.


Pembersih berbasis alkohol dapat digunakan untuk mendisinfeksi kemasan.


Para peneliti telah mengungkapkan dalam Journal of Hospital Infection bahwa penggunaannya antara 62 dan 71 persen alkohol etanol.


Ini juga dimungkinkan dengan hidrogen peroksida 0,5 persen atau natrium hipoklorit 0,1 persen.


Caranya adalah dengan menyemprotkan cairan pada kemasan.


Lalu tunggu 5-6 menit lalu bersihkan.


Yang penting untuk diperhatikan adalah jangan menyentuh wajah saat memegang kemasan.


Cuci juga tangan Anda setelah memegang parsel.






Artikel ini telah dipublikasikan di banapos.com

[ad_2]

Source link