Kesulitan Keuangan, Pilot Batik Air ditawarkan Cuti Tanpa Bayaran

<pre><pre>Kesulitan Keuangan, Pilot Batik Air ditawarkan Cuti Tanpa Bayaran

[ad_1]

Jakarta, airmagz.com – Sektor penerbangan mulai mengalami wabah COVID-19 yang serius. Setelah maskapai Garuda Indonesia memotong gaji karyawan dan karyawannya, sekarang mengalami efek yang sama oleh Batik Air.

Maskapai penerbangan, yang berada di bawah naungan Lion Air Group, bahkan menawarkan liburan untuk para pilotnya. Informasi tersebut diperoleh setelah pesanan berantai terkait dengan program liburan yang ditawarkan oleh manajemen perusahaan kepada pilot. Inilah isi pesannya:

Batik Air Management telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan perusahaan tercinta kami, salah satunya adalah menawarkan kepada sesama pilot yang kami senang berpartisipasi dalam program 'Tinggalkan Di Luar Perusahaan'. untuk periode dan periode berikut:

Mei (1 bulan)
Juni (1 bulan)
Mei dan Juni (2 bulan)

Bagi mereka yang ingin mendaftar atau mendaftar untuk program Ketergantungan Luar Negeri Perusahaan, selama durasi Mei (1 Bulan) atau Mei dan Juni (2 Bulan) pada hari Rabu, 22 April 2020 dan untuk bulan Juni (1 bulan) pada hari Jumat, 24 April 2020, melalui email ke: pilotadmin@batikair.com

Karena itu, kami tunduk pada pemberitahuan ini, semoga kita semua terus diberi kesehatan dan kekuatan untuk menanggung masa-masa sulit ini.

Ahli Strategi Komunikasi Korporat Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro juga mengkonfirmasi keberadaan program tersebut. Itu sebabnya perusahaan menawarkan cuti sukarela.

Dia berharap langkah-langkah ini dapat membuka jalan bagi kelangsungan industri penerbangan di tengah virus koroner yang tersebar luas.

"Pandemi COVID-19 telah membuat beberapa rute domestik dan internasional di luar kendali, sehingga layanan penerbangan turun secara signifikan," kata Danang. (SS)

[ad_2]

Source link