Kriminal Kembali Setelah Asimilasi Korona, Residivis Ditembak Mati di Tanjung Priok

ilustrasi-tembak-pistol_20150302_004109.jpg

[ad_1]

Laporan oleh Wartakotalive.com Reporter, Junianto Hamonangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Sersan Polisi Metro Jakarta Utara menembak mati seorang operator dengan inisial AR (42).

Polisi dibunuh oleh polisi di Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu (18/4/2020) malam.

Dengan melakukan itu, para pelaku tidak ragu-ragu untuk menyakiti korban mereka.

Kepala Kepolisian Daerah Jakarta Utara, Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan pelaku AR dan rekannya JN sebelumnya telah menertawakan komuter M15 di daerah Tanjung Priok, Minggu (12/4/2020).

Baca: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia meminta masyarakat untuk melaporkan kekerasan terkait dengan tahanan dan anak-anak

"Tersangka telah melukai korbannya, seorang wanita yang kebetulan naik angkutan M15 ke Tanjung Priok," kata Komisaris Polisi Budhi Herdi Susianto, Minggu (4/4/2020).

Polisi kemudian menahan pelaku JN setelah menerima laporan dari korban.

Sementara itu, pelaku AR melarikan diri.

Setelah perkembangan ini, posisi aktor AR akhirnya diketahui setelah empat hari.

Baca: Terdakwa Menolak Tahanan Harus Membayar Uang untuk Asimilasi

AR diketahui berada di transportasi umum dan akan segera turun di Jalan RE Martadinata.

[ad_2]

Source link