Machfud Chak Menggunakan Kemajuan Teknologi untuk Dialog dengan Penduduk

[ad_1]

Surabaya (newsjatim.com) – Salah satu efek dari pandemi koroner adalah larangan mengadakan rapat umum, tetapi Walikota Surabaya Machfud Arifin memiliki cara lain untuk tetap bertahan dan menyerap aspirasi rakyat.

Sebelum pecahnya penobatan, Machfud tak henti-hentinya bertemu warga Surabaya untuk dialog langsung dan menyerap keluhan masyarakat.

Tetapi kegiatan ini tentu saja tidak mungkin, seorang pria yang dikenal sebagai saudara Machfud harus mengikuti saran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah atau untuk mengumpulkan lebih banyak orang.

Untuk terus menyapa dan mendengarkan aspirasi komunitas, Machfud mengambil keuntungan dari kemajuan teknologi dialog jarak jauh menggunakan aplikasi Zoom.

"Pandemi Korona tidak berarti bahwa kita berhenti menyerap aspirasi masyarakat, kita masih memiliki banyak hubungan masyarakat, dan sekarang setelah teknologi maju, kita menggunakan teknologi untuk berdialog dengan warga," kata Machfud.

Dialog tersebut diadakan ketika relawan Machfud melakukan kegiatan untuk mencegah penyebaran virus koroner dengan menyemprotkan desinfektan dan mendistribusikan pembersih tangan ke beberapa lokasi di Surabaya.

"Semua relawan melaporkan di lapangan, saya juga dapat berbicara dengan penduduk setempat di lokasi yang dibantu oleh pembesaran ini," kata Machfud.

Seorang lelaki yang lahir di Ketintang mengatakan bahwa dia benar-benar melewatkan salam dan dialog langsung dengan masyarakat, tetapi sayangnya, situasinya menghalanginya.

"Kami mematuhi peraturan pemerintah, kami berdua berdoa agar wabah akan segera berakhir, dan kegiatan untuk menyambut dan menyerap aspirasi masyarakat dapat segera dilaksanakan," kata Machfud. (ayam / ted)

[ad_2]

Source link