Marhaban Ya Ramadan! Mari kita rayakan datangnya puasa

Marhaban Ya Ramadhan! Mari Sambut dengan Gembira datangnya Bulan Puasa

[ad_1]

Segera, kita akan merayakan bulan yang sangat mulia, bulan Ramadhan. Mari kita rayakan Rahmah dan Maghfirah bulan ini dengan penuh sukacita. Marhaban Ya Ramadan. Selamat datang, bulan yang diberkati.

Setiap kali Ramadhan datang, kita sering mendengar dan menonton di televisi, frasa Marhaban Ya Ramadan. Apa sebenarnya arti frasa ini, jadi itu adalah jenis ucapan selamat yang kita dengar setiap kali sebelum bulan Ramadhan?

Makalah ini akan mengungkapkan arti dari frasa Marhaban Ya Ramadhan. Juga beberapa penjelasan yang relevan, seperti proposal bahagia untuk merayakan Ramadhan dan doa-doa untuk dibaca dalam bulan ini dari Al-Quran.

Arti Marhaban Ya Ramadhan

Secara umum kata marhaban, baik dalam hubungannya dengan bulan Ramadhan dan dengan kedatangan seseorang, diterjemahkan dengan Selamat Datang. Jadi frasa Marhaban Ya Ramadhan berarti Selamat Datang, Ramadhan.

Namun, jika kita masuk lebih jauh ke dalam kamus dan istilah-istilah yang muncul di antara orang-orang Arab, arti kata marhaban tidaklah sesederhana itu.

Dalam bahasa Arab, kata marhaban berasal dari kata rahaba yang berarti luas atau luas. Kata ini biasanya diucapkan ketika tamu datang, jadi pemilik rumah menyambutnya dengan kata "marhaban".

Ini berarti bahwa para tamu disambut dengan hati terbuka dan bahagia. Menurut marhaban, penggunaannya juga sering dikaitkan dengan ahlan wa sahlan yang berarti bahwa ungkapan ini adalah seseorang yang datang bukan sebagai tamu, tetapi sebagai anggota atau keluarga. Karena itu, ia diminta bersikap (santai), tidak terlalu kaku dan formal.

Mengapa Selamat Datang di Marhaban Ya Ramadhan?

Muncul pertanyaan, mengapa kata marhaban dikaitkan dengan bulan Ramadhan, atau mengapa perlu untuk merayakan Ramadhan dengan cara ini, bahkan di daerah tertentu yang dirayakan dengan mengadakan pawai atau pawai taaruf?

Jawabannya adalah, karena bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, tamu-tamu hebat. Dia layak mendapat sambutan hangat dan tentu saja dengan hati terbuka. Karena itu adalah penjualan besar dari Tuhan bagi kita untuk berbuat baik dan melakukan sebanyak mungkin.

Bersenang-senang dengan Ramadhan

Bersenang-senang dengan Ramadhan adalah tanda iman. Seperti tamu, Ramadan selalu ditunggu.

Bahkan sejak bulan Rajab, kami telah sering berdoa untuk bulan di mana ada Laylat al Qadr.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Ya Allah, berkati kami di bulan Rajab dan bulan Setan dan temui kami selama bulan Ramadhan.

Meskipun sebagian, hadits ini dianggap 'eef' dan bahkan rusak, tetapi doa ini menggambarkan bagaimana bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti tahun ini. [rif]

Penulis: Faisol Abdurrahman, Alumni dan Instruktur di PP. Raudlatul Ulum Al-Khaliliyah.

Dikutip dari pecihitam.org

[ad_2]

Source link