Mei 2020 Tindakan Mengumumkan Resmi Karena Ancaman Wabah Corona, Berani Dibubarkan!

<pre><pre>Mei 2020 Tindakan Mengumumkan Resmi Karena Ancaman Wabah Corona, Berani Dibubarkan!

[ad_1]

Beritaterheboh.com – Polda Metro Jaya telah mengkonfirmasi pelarangan aksi atau protes pekerja, biasanya untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atau May May, yang jatuh pada 1 Mei 2020.

Larangan ini diberikan bahwa Indonesia sedang dalam tanggap darurat terhadap epidemi Covid 19 atau Virus Corona.

Sebelumnya diumumkan bahwa elemen pekerja akan mengadakan rapat umum May Day di depan Gedung Parlemen pada 30 April 2020.


Kepala Humas Kepolisian Metro Jaya, Komisaris Senior Yusri Yunus, mengatakan bahwa dia tidak akan merekomendasikan tindakan pekerja May dan akan siap untuk pembubaran paksa jika pekerja terus bertindak di tengah wabah Corona atau Covid 19.


Menurut Yusri, pembubaran paksa diatur dalam Deklarasi Kepala Polisi MAK / 2 / III / 2020 tentang Kepatuhan dengan Kebijakan Pemerintah dalam Menangani Distribusi Virus Corona.

"Selain Deklarasi Kapolri, kami juga mengacu pada aturan Keterbatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Sehingga akan membubarkan tenaga kerja yang bertekad akan mengambil tindakan pada Mei," kata Yusri, Jumat (17/4/2020).


Yusri mengatakan bahwa pada hari Jumat (17/4/2020) hari ini ia belum menerima surat pemberitahuan dari elemen atau massa pekerja yang akan mengadakan demonstrasi besar pada akhir April di depan Gedung Parlemen.

Sebelumnya, salah satu buruh, KSPI, mengatakan akan mengadakan sidang di depan Gedung Parlemen pada 30 April 2020 untuk memperingati Hari May. Ribuan pekerja telah menolak diskusi tentang RUU DPR yang saat ini dipegang oleh Parlemen sebagai tema utama untuk peringatan May Day. (Bum)

[ad_2]

Source link