Membantu Mengatasi Wabah Covid-19

<pre><pre>Membantu Mengatasi Wabah Covid-19

[ad_1]

SEKOLAH PEMERINTAH PEMERINTAH SEKOLAH PEMERINTAH merekomendasikan agar penduduk bekerja sama dalam menangani epidemi Covid-19 termasuk pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah, untuk membantu warganya. Terutama dengan memberikan bantuan makanan kepada populasi yang terkena dampak.

Begitu juga dengan Pemerintah Kabupaten Sragen. Mereka menyediakan bantuan makanan untuk populasi yang terkena Covid-19. Targetnya adalah pasien yang berada di bawah pengawasan (ODP) dan di bawah pengawasan (PDP) yang sedang menjalani penahanan independen.

Baca juga: Bupati Transit Tolong bantu dan pencegahan Corona untuk organisasi massa Islam

Bupati Sragen, Kusdinar Prof Yuni Sukowati mengatakan bahwa dia membagikan bantuan makanan kepada penduduk yang terkena dampak. Pemerintah Kabupaten Sragen sadar akan kebutuhan pangan masyarakat yang harus dipenuhi selama operasi Covid-19. Jumlah bantuan makanan yang diberikan telah mencapai puluhan ribu paket. "Ada 59 ribu paket yang tersedia untuk populasi yang terkena dampak," kata Yuni melalui telepon, Minggu (4/4/2020).

Tidak banyak perbedaan juga dibuat di Kabupaten Pekalongan. Pemerintah daerah telah menyediakan sekitar 73 ribu bungkus makanan untuk mereka yang terkena dampak Covid-19. Bupati Asip Kholbihi mengatakan bahwa ribuan paket makanan dibagikan dua kali. "Ini bulan April dan Mei," Asip menjelaskan ketika dikonfirmasi.

Dia mengatakan paket makanan diberikan kepada kelompok yang terkena dampak. Seperti penjual sampah sekolah, becak, pengemudi angkutan umum, dan banyak lagi. Asip mengatakan, selain pemerintah kabupaten, bantuan juga diberikan oleh Gerakan Berbagi ASN, lembaga, CSR perusahaan, dan bahkan Badan Pendidikan Nasional.

Baca juga: Saluran Makanan dasar untuk Covid-19 Warga Terlibat

Di bagian timur wilayah Jawa Tengah, gerakan berbagi kepala sekolah juga dilakukan oleh Pemerintah Distrik Kematian. Bupati Kematian Haryanto, kepala Tim Operasi Akselerasi Covid-19 setempat, mengatakan bahwa ia terus membantu penduduk yang terkena dampak.

Di antara yang didistribusikan adalah 100 bungkus makanan dan 1.000 topeng. "Yah, berkali-kali. Besok, Selasa (21/4), akan ada pedagang kaki lima, becak, tukang sapu, tukang ojek, sopir angkutan umum, dan praktisi seni yang tidak bekerja," kata Haryanto, yang dihubungi secara terpisah. (HT / OL-10)


[ad_2]

Source link