Mengundang HNW, Rizal Ramli: Saatnya Mandat Reformed Reformed for Reinforcements

<pre><pre>Mengundang HNW, Rizal Ramli: Saatnya Mandat Reformed Reformed for Reinforcements

[ad_1]

Eramuslim – Ekonom senior berbicara tentang sejumlah kebijakan pemerintah tentang penanganan virus koroner atau Covid-19.

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia tampaknya menaruh perhatian besar.

Dengan demikian, berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sekarang dianggap tidak sesuai dengan semangat reformasi.

Salah satu kebijakan yang disoroti oleh tokoh senior adalah perubahan postur Anggaran Nasional 2020 (Anggaran).

Dengan Perpres 54/2020, tunjangan guru dikurangi menjadi Rp3,3 triliun.

Ini berbeda dengan sikap pemerintah yang menggelontorkan $ 5,6 triliun ke dalam kartu Pekerja.

Yang lebih kontroversial karena proyek ini adalah perusahaan pelamar Ruangguru dimiliki oleh salah satu Staf Khusus Presiden, Adamas Belva Syah Belvara.

Ini dianggap sebagai praktik oligarki yang harus dihapuskan.

"Sudah waktunya untuk mandat reformasi, yang telah diambil oligarki dan menjauhkan, kita membangun kembali," kata Rizal Ramli di akun Twitter-nya, Minggu (19/4/2020).

Pernyataan Rizal Ramli adalah menanggapi penulisan MP Indonesia Hidayat Nur Wahid (HNW) mengkritik kebijakan pemerintah.



Menurut politisi UKM, Dewan Perwakilan Rakyat sering mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap menyimpang.

"Bang Rizal Ramli, banyak yang dikritik secara konstruktif oleh anggota DPR dari Fraksi UKM,"

"Beberapa pemerintah telah mendengar, seperti kritik dan masukan lain dari Fikri F, bahwa UAN akan dihapuskan karena Covid-19.

"Penting untuk memprotes pengurangan tunjangan guru, yang juga merupakan reaksi positif," kata HNW. (Aksi)

[ad_2]

Source link