Meninggalkan Facebook, Direktur Instagram Membuat Terobosan

Logo Instagram di kantor pusatnya di New York, Amerika Serikat (AS).

[ad_1]

VIVA – Berangkat dari Facebook, pendiri Instagram Kevin Systrom dan Mike Krieger melakukan debut dengan meluncurkan platform pelacakan COVID-19 Corona Virus.

Platform pelacakan disebut Rt.live, yang mendeteksi penyebaran wabah fatal terkini. Namun, platform ini hanya menghitung penyebaran di beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

"Rt.live mengukur rata-rata jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 pasien positif. Angka yang lebih tinggi di atas 1 menunjukkan distribusi Corona berpacu melawan populasi. Sementara di bawah 1 menunjukkan virus telah surut," kata Kevin, seperti dikutip dari situs. web. Techcrunch, Senin, 20 April 2020.

Dia menyebut Georgia, yang memiliki 1,5 tertinggi. Namun, New York menunjukkan penurunan ke nilai 0,54. Ini adalah hasil dari menyediakan tempat berlindung di negara bagian yang juga merupakan tempat kelahiran Presiden Donald Trump.

Sementara itu, Krieger menambahkan dasbor seperti Rt.live dapat membantu ketika area terbuka terkunci. Dengan demikian, pihak terkait harus dapat mengelola tingkat infeksi rata-rata yang disebabkan oleh COVID-19.

"Kevin (Systrom) telah menulis dan menerbitkan catatan analisis data open source tentang cara menghitung Rt.live setiap hari. Kami ingin mengambil pekerjaan itu dan memvisualisasikannya sehingga semua orang dapat melihat bagaimana situasi mereka mencegah penyebaran," kata Krieger.

Menurutnya, alasan untuk membangun Rt.live adalah salah satu cara terbaik untuk memahami bagaimana epidemi Corona menyebar. Selain itu, platform dapat membantu menentukan area yang aman untuk mengaktifkan kembali bisnis yang ada. Itu juga bisa memperketat aturan sosial dan jarak fisik.

"Sangat menyenangkan bisa bekerja sama lagi. Kita dapat menemukan ide untuk beberapa hari ke depan karena seluruh sejarah dan konteks kita," Krieger dan Kevin menjelaskan.

[ad_2]

Source link