Meningkatkan Stabilitas Jalur Logistik, Kementerian PUPR Menerapkan Pemeliharaan Jalan 3 Sumatra Selatan

<pre><pre>Meningkatkan Stabilitas Jalur Logistik, Kementerian PUPR Menerapkan Pemeliharaan Jalan 3 Sumatra Selatan

[ad_1]

indopos.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Marga terus meningkatkan stabilitas Divisi Jalan Nasional untuk mendukung distribusi logistik yang efisien di tengah Virus Pandemi Covid-19.

Pada tahun 2020, anggaran jalan sebesar USD 28,97 triliun akan digunakan untuk sejumlah kegiatan seperti pelebaran jalan, pelebaran jalan, pelebaran jalan, rehabilitasi / rekonstruksi jalan, dan pemeliharaan jalan.

Jalan Sumatra Timur, khususnya rute Lampung – Sumsel – Jambi, merupakan rute penting yang menghubungkan berbagai pusat produksi, pengumpulan dan distribusi dengan berbagai kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peralatan medis. Beberapa jalan kini rusak, sehingga diperlukan manajemen segera, melalui pemeliharaan dan peningkatan kualitas untuk memulihkan kualitas layanan jalan.

"Peningkatan layanan jalan akan mendukung kelancaran logistik, terutama selama Pandemi Covid-19. Selain itu, itu juga akan mendukung ekonomi publik untuk mengangkut tanaman dan produk lainnya. Untuk alasan ini, kegiatan pemeliharaan jalan perlu segera dilakukan dengan tetap mempertimbangkan protokol jarak fisik untuk mencegah penyebaran Covid-19, misalnya dengan memantau kondisi kerja karyawan / pekerja, membatasi jumlah pekerja dan menjaga jarak yang aman (jarak fisik), "kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Salah satu pekerjaan rehabilitasi / rekonstruksi jalan nasional sedang dilakukan di East Cross Road, Sumatra Selatan (Sumsel), antara lain di 3 jalan, yaitu Jalan Provinsi Jambi-Paninggalan, Kota Betung-Palembang, dan Kota Palembang-Indralaya- Naiki. -City of Great Wood. Selama pandemi Covid-19, pekerjaan fisik di lapangan dilakukan dengan protokol yang ketat sesuai dengan instruksi dalam Instruksi Menteri PUPR No. 02 tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penyakit Corona 2019 (Covid-19) dalam Implementasi Layanan Konstruksi.

Paket untuk meningkatkan stabilitas Divisi Jalan Provinsi Jambi-Paninggalan terletak di Jalan Sumatera-Palembang-Jambi KM 156 + 5 hingga KM 235 + 4 sepanjang 90,54 km. Proyek pemeliharaan dilakukan oleh kontraktor, PT. Yasa Patria Perkasa – PT. Umumnya Hibah (KSO) dengan anggaran nasional sebesar Rp 193,1 miliar. Saat ini, kemajuan operasi telah mencapai 24,2 persen.

Paket rehabilitasi perbatasan Palembang terletak di East Summit Road KM 13 + 054 hingga KM 69 + 214 dengan biaya Rp 124 miliar. Karyanya mencakup pelebaran 1 km dengan kemajuan 14,4%, rekonstruksi 1 km dengan kemajuan 91,2%, pemulihan 19,98 km dengan kemajuan 15,8%, dan pemeliharaan rutin 35 km dengan kemajuan 27,2%.

Kemudian Jalan Kota Palembang-Indralaya-Meranjat-Great sepanjang 49,55 km, senilai Rp 118 miliar. Paket pekerjaan meliputi rehabilitasi dan pemeliharaan rutin Ruas Kota Palembang-Indralaya (16,4 km), Ruas Persimpangan Indralaya-Ranjang (12,6 km), Lumanjing-Lumber (20,5 km), total kemajuan fisik 16,2%.

Dalam kunjungan Menteri Keuangan tentang Palang Timur Sumatera Selatan, ia didampingi oleh Direktur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum PUPR Hedy Rahadian, Kepala Badan Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Babel Syaiful Anwar, Sumatra Selatan, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (vit / adl)

[ad_2]

Source link