Menteri Kesehatan menyetujui Banjarmasin dan Tarakan PSBB

Ilustrasi virus corona masuk Indonesia

[ad_1]

PSBB di daerah ini dilakukan selama periode inkubasi terpanjang.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Menteri Kesehatan Terawan Putranto Agus Putranto telah menyetujui kebijakan Skala Sosial (PSBB) untuk kota-kota di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

"PSBB di Banjarmasin perlu dilaksanakan mengingat meningkatnya jumlah kasus dan penyebaran virus telah meningkat secara signifikan," kata Menteri Kesehatan Terawan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu (19/4).

Sementara itu, PSBB untuk Kota Tarakan juga harus ditentukan untuk menanggapi wabah Covid-19 setelah studi epidemiologi dan pertimbangan kesiapan regional untuk aspek sosial, ekonomi dan lainnya oleh kekuatan teknis.

Keputusan PSB Banjarmasin dibuat pada hari Minggu 19 April 2020 dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07 / Menkes / 262/20. Sementara itu, PSBB untuk Kota Tarakan ditetapkan pada hari yang sama dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07 / Menkes / 261/2020.

PSBB di daerah ini dilakukan selama periode inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih ada bukti difusi. Pemerintah daerah diminta untuk menerapkan PSB dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan gaya hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Mantan Menteri Kesehatan telah menyetujui beberapa bidang untuk implementasi PSBB, yaitu Provinsi DKI Jakarta; Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat; Kabupaten dan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten; Kota Pekanbaru di Provinsi Riau, Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan, dan Provinsi Sumatera Barat.

Selain daerah yang disetujui untuk menerapkan PSBB, Menteri Kesehatan juga menolak aplikasi PSBB untuk sejumlah daerah yang dianggap tidak memenuhi kriteria seperti Ballond Mongondow, Sulawesi Utara, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kota Sorong, Papua Barat, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Rote Let's Go NTT.

Sejauh ini, menangani kasus Covid-19 di Indonesia jumlah pasien pulih menjadi 686 meningkat setelah 55 pasien tambahan pada 19 April. Jumlah positif Covid-19 kasus di Indonesia berjumlah 327 orang dengan total 6.575, dan jumlah kematian adalah 582 setelah meningkat 47.

sumber: ANTARA

[ad_2]

Source link