Menteri Komunikasi dan Informasi Menegaskan Lebih Banyak, Produsen dan Distributor Hoaks A Denda Rp 1 Miliar

Menkominfo Tegaskan Lagi, Produsen dan Penyebar Hoaks Didenda Rp 1 Miliar

[ad_1]

<! –

->

Voice.com – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny Plate mengatakan penipu didenda hingga $ 1 miliar karena melanggar hukum.

"Memproduksi dan mendistribusikan penyitaan itu ilegal. Ini berpotensi untuk menjatuhkan hukuman penjara hingga lima hingga enam tahun dan denda hingga $ 1 miliar," kata Plate pada konferensi pers di BNPB Graha di Jakarta, Sabtu (4/4). 18/2020).

Pembatasan ini diatur oleh Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pasal 45A ayat (1) UU ITE menyatakan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan informasi yang salah dan menyesatkan yang menyebabkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik dikenakan hukuman penjara maksimum enam tahun dan / atau denda maksimum Rp 1 miliar.

Untuk mengatasi masalah ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi bekerja sama dengan polisi sejauh ini telah menangkap 89 tersangka, dengan 14 rincian ditahan, sementara 75 lainnya masih dalam proses.

Menteri Komunikasi dan Informasi mengungkapkan bahwa hingga saat ini 554 masalah terkait Covid-19 telah menyebar di 1.209 platform digital, termasuk Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube.

MOCIT juga mengatakan telah bertindak atas 893 masalah penipuan, baik melalui penghapusan atau pemblokiran, dengan 681 detail di Facebook, empat di Instagram, 204 di Twitter, dan empat di Twitter.

Sementara 316 masalah belum diselesaikan, ada 162 di Facebook, Instagram enam, Twitter 146, dan YouTube dua.

"Sudah saatnya kita membatasi diri dan menggunakan ruang digital, smartphone, dan semua fasilitas yang kita miliki," katanya. [Antara]

[ad_2]

Source link