MUI Sulsel meminta masyarakat untuk mengikuti desakan agar ziarah tidak dimakamkan untuk sementara waktu

MUI Sulsel imbau umat ikuti seruan agar sementara  tidak ziarah kubur

[ad_1]

Makassar (ANTARA) – Kepala Dewan Cendekiawan Indonesia Sulawesi Selatan, KH Sanusi Baco LC, mendesak umat Islam di wilayah itu untuk mengikuti seruan MUI untuk menghindari ziarah kubur menjelang Ziarah 1441 selama pandemi COVID-19.

Disebutkan oleh Sanusi di Makassar pada hari Sabtu, sebagai tanggapan atas kebiasaan ziarah masyarakat sebelum bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, ziarah kubur adalah praktik yang sangat baik karena mengingatkan orang akan kematian, sehingga dapat menjaga perilakunya. Namun, jika wabah itu hadir, yang terbaik adalah tidak mengambil ziarah untuk mencegah publik dari memicu penyebaran COVID-19.

Baca juga: Juru Bicara: Pemerintah telah menyisihkan RM400 triliun untuk melawan COVID-19

Oleh karena itu, ziarah ke makam orang tua, saudara dan saudara yang meninggal dapat diganti dengan berdoa dari rumah mereka sendiri. Insya Allah hadiahnya akan sama.

Demikian juga, kebiasaan menyambut keluarga, kerabat, dan teman selama bulan Ramadhan untuk saling memaafkan, untuk sementara waktu dapat menggunakan telepon atau ponsel.

Sanusi mengatakan semua ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah untuk "jarak sosial" atau "pengamatan fisik" atau menjaga jarak untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Baca juga: Mendukung UMKM di tengah-tengah wabah COVID-19, PUPR menyediakan ruang bisnis

Untuk mengeluarkan zakat fitrah, disarankan untuk membayar di awal bulan suci Ramadhan dan jangan menunggu di akhir Ramadhan. Tujuannya adalah untuk membuat zakat didistribusikan lebih cepat ke delapan kelompok orang yang memenuhi syarat untuk menerima zakat fitrah.

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, Sanusi melanjutkan, umat Islam juga disarankan untuk melatih diri mereka sendiri dalam praktik sunat seperti membaca Quran, berpuasa dan memberi sedekah.

Baca juga: Satgas co-19 Tidak memiliki survei pemetaan sosial-ekonomi
Baca juga: Tiga tahanan Kejarii Jakarta Selatan menyatakan COVID-19 positif

Penyiar: Suriani Mappong
Editor: Triono Subagyo
HAK CIPTA © Antara 2020

[ad_2]

Source link