Museum Soegarda Memasuki Sekolah, Undanglah Siswa untuk Belajar Sejarah

<pre><pre>Museum Soegarda Memasuki Sekolah, Undanglah Siswa untuk Belajar Sejarah

[ad_1]

Siswa melihat koleksi Museum Soegarda di Sekolah Masuk Sekolah di 4 Sekolah Umum Kemoleh. Foto KHUSUS

PURBALINGGA, SATELITPOST – Ratusan siswa tampak bersemangat melihat koleksi yang dipajang di Museum Soegarda di 4 SMP Kemoleh, Senin (16/12). Kegiatan bertajuk School Entrance School juga mendapat sambutan hangat dari pengunjung di luar sekolah.

Acara diisi dengan sosialisasi keberadaan Museum Soegarda, dilanjutkan dengan kunjungan mahasiswa ke stan pameran di ruang kelas yang telah berubah menjadi ruang pamer. Sambil menunggu pengunjung, tim juga menyediakan barang dagangan melalui permainan kelompok di halaman sekolah.

Manajer Museum Soegarda, Anita mengatakan bahwa Museum Pintu Masuk Sekolah yang baru beroperasi. "Tahun ini hanya ada satu sekolah dengan dana dari DAK Non-Physical Museum dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," katanya.

Anita menambahkan bahwa koleksi yang dipamerkan adalah koleksi lokasi workshop gelang Limbasari dan Ponjenian; Koleksi Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja; koleksi perabotan lunak; koleksi besi arang; halaman; Gandakan Warisan dan Pedang Warisan, dan foto Yoni Kedungbenda.

Pembukaan aktivitas museum, Senin (16/12). Foto KHUSUS

Menurut Anita, kegiatan itu untuk mengenalkan museum, sehingga media nyata mempelajari sejarah para siswa ketika mereka melihat benda itu hidup.

"Bahkan para siswa tidak tahu apakah mereka memiliki warisan sejarah lingga yoni dalam sejarah," kata Anita. (Min)

[ad_2]

Source link