Nilai Transaksi Sinergi BUMN Capai Rp3 Triliun | Berita

<pre><pre>Nilai Transaksi Sinergi BUMN Capai Rp3 Triliun | Berita

[ad_1]

Nilai Transaksi Sinergi BUMN Capai Rp3 Triliun

Penulis: Alamsyah – Tanggal: Kamis, 27 Februari, 2020 – 02:50 – Dilihat: 572 kali

Jakarta-PINews.com- Menerapkan sinergi BUMN di DKI Jakarta, Direktur Bank DKI Zainuddin Mappa mengatakan sinergi BUMN telah menjadi fokus Bank DKI selama tiga tahun dengan nilai transaksi hingga Rp3 triliun hingga 2019. "Pada 2019, nilai transaksi hingga Rp3 triliun, tetapi transaksi dengan semua ekosistem" sangat besar, "kata Zainuddin di luar Seminar Nasional Bank Pembangunan Nasional di Indonesia dengan tema Sinergi BUMN di Jakarta.

Zainuddin menjelaskan bahwa nilai transaksi mencakup semua kegiatan sinergis 23 BUMN dengan berbagai jenis perusahaan yang dijalankan oleh BUMN. "Di masa depan, kami akan mengikuti perencanaan yang dibuat oleh masing-masing BUMN. Misalnya, MRT yang akan membangun Jalan Akhir ke Kalideres, kami juga akan mengundang BPD lain untuk berpartisipasi melalui sindikasi, tetapi jumlahnya tergantung pada berapa banyak dana dan ketersediaan yang dibutuhkan. BPD sendiri, "kata Zainuddin.

Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan jenis sinergi antara Bank DKI dan BUMD di Jakarta termasuk sinergi di sektor transportasi dengan menyediakan layanan non tunai dengan JakCard di rute TransJakarta, MRT, Railink dan komuter. Kemudian sinergi BUMN di sektor ketahanan pangan bersama dengan Food Station dengan menyediakan Kartu Merchant di Pasar Cipinang, bersama dengan Pasar Jaya menyediakan Bisnis Pengembangan Pengembangan Bisnis Monas.

Kemudian, BUMN bersinergi di Sektor Pariwisata dengan PT Jakarta Tourisindo untuk penggunaan layanan perbankan dan hotel dengan menyediakan akses ke layanan pembiayaan dan e-channel seperti Cash Management System (CMS), layanan fasilitas perbankan dalam bentuk rekening tabungan, tabungan dan rekening giro serta memberikan Pinjaman Berganda dan Pinjaman Rumah (Hipotek) untuk karyawan PT Jakarta Tourisindo.

Sejumlah sinergi BUMN yang dilaksanakan oleh Bank DKI telah mendapat pengakuan dari Otoritas Jasa Keuangan. OJK bahkan telah mendorong Bank DKI untuk terus menumbuhkan sinergi Perusahaan Kepemilikan Daerah (SOE) sehingga dapat digunakan sebagai model bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya. "Kami menghargai bahwa ini dimulai oleh Bank DKI yang membangun sinergi yang baik. Kami mengundang mitra BPD lainnya untuk meniru DKI sehingga sinergi di kabupaten ini dapat membangun wilayah mereka," kata Wakil Otoritas Pengawas Perbankan OJK Achmad Soekro Tratmono.

Editor:

Berita Lainnya

[ad_2]

Source link