PBB Memohon Doa Tarawih di Rumah Sebelumnyanya Selama Wabah Korona

https://media-origin.kompas.tv/library/image/thumbnail/1587228223824/1587228223824.a_374_217.jpg

[ad_1]

KOMPAS.TV – Pemerintah melalui Kementerian Agama atau Kementerian Agama dan sejumlah organisasi Islam telah mendesak masyarakat untuk melakukan sholat tarawih di rumah mereka selama bulan Ramadhan.

Tindakan ini diambil untuk mengurangi risiko penularan virus covid-19 atau covid-19 yang sekarang menjadi endemik di seluruh dunia.

Sementara itu, Kementerian Urusan Islam, Dawah, dan Bimbingan Arab Saudi juga mengumumkan bahwa shalat tarawih di bulan Ramadhan hanya akan dilakukan di rumah.

Ini karena penundaan sholat di masjid tidak akan dicabut sampai wabah virus koroner.

Baca Juga: 57 Orang Medis Yang Terkena Dampak Corona, RS: Pasien Tidak Jujur …

Sebuah surat kabar Saudi mengutip Menteri Urusan Islam Saudi, Abdul Latif Al Sheikh, mengatakan bahwa sholat lima jam di masjid lebih penting daripada shalat tarawih.

Lebih jauh, Mufti Besar Arab Saudi, otoritas keagamaan tertinggi di Arab Saudi, juga mengatakan bahwa Arab Saudi diminta untuk melakukan sholat tarawih dan sholat Ied di rumah untuk mencegah penyebaran virus koroner.

[ad_2]

Source link