Pembajak seluler ditembak mati oleh Kepolisian Jakarta Timur

<pre><pre>Pembajak seluler ditembak mati oleh Kepolisian Jakarta Timur

[ad_1]

JAKARTA, iNews.id – Tim Rajawali dari Polda Metro Jaya bergerak cepat untuk mengumpulkan sekelompok pembajak ponsel yang bersenjata tajam di Cakung, Jakarta Timur. Dua pelaku ditembak karena berusaha bertarung saat ditahan.

Alokasi tersebut dilaksanakan di Jalan Tipar, Desa Baru, Desa Cakung Barat, Kabupaten Cakung, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2020) pukul 15:30 Waktu Indonesia Barat. Korban, Syaiylendra, adalah warga Jalan Tipar saat berjalan dengan dua teman.

Tiba-tiba sekelompok pemuda sedang mengendarai sepeda motor. Mereka segera menyita ponsel korban. Tidak hanya itu, salah satu pelaku mendorong Syaylendra ke tanah.

"Korban bangkit, tetapi pelakunya menunjuk ke arah korban. Pelaku kemudian melarikan diri ke Jalan Bekasi," kata Unit Investigasi Kejahatan Polisi Jakarta Timur Hery Purnomo pada hari Minggu.

Menurut laporan itu, Kepolisian Jakarta Timur sedang mengejar plot semacam itu. Mereka menemukan pelakunya di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur.

Terjadi kerusuhan antara polisi dan perampok jalanan. Polisi menembakkan tembakan peringatan sampai mereka menyerah. Namun, alih-alih menghentikan komplotan itu, mereka mencoba menyerahkan petugas itu dengan melemparkan senjata tajam.

Tindakan tegas dan terukur telah diambil. Dua pelaku menyerah setelah panas di perut. Dua aktor, masing-masing, adalah Pendeta Dual Febrian sebagai pelaksana dan M Sonaji Alfarizi sebagai pengendara sepeda motor.

"Tersangka WDF diberikan tindakan tegas dan terukur saat dia mencoba menyerang ketika dia akan ditangkap," kata Hery. Dia mengatakan polisi tidak ragu untuk bertindak tegas, terutama untuk penjahat yang bertekad untuk bertindak selama wabah virus koroner atau Covid-19.

Dari penangkapan ini disita bukti ponsel korban dan senjata lainnya. Keduanya ditahan di Polres Jakarta Timur.

Editor: True Zen

[ad_2]

Source link