Pemerintah Provinsi DKI Sering Termasuk Data Korona, Kepala Desa Kebun Kosom

<pre><pre>Pemerintah Provinsi DKI Sering Termasuk Data Korona, Kepala Desa Kebun Kosom

[ad_1]


Popnesia.com – Kepala Taman Kosong Suparjo mengkonfirmasi tugas memasukkan data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehubungan dengan penobatan. Alasannya adalah bahwa Pemerintah Provinsi telah berulang kali memasukkan data secara tidak benar, menyebabkan perbedaan antara apa yang dikatakan dan apa yang dikatakan.


Diketahui bahwa di situs resmi penyedia informasi koroner di Jakarta, corona.jakarta.go.id, Pemerintah Provinsi dicurigai menyesatkan data positif pasien. Akibatnya, Urban Village Empty adalah rumah bagi 49 pasien terbesar.

Suparjo mengatakan, insiden itu bukan pertama kali terjadi. Pasien dari Rumah Sakit Darurat Wisma Athlete sering tinggal di Empty Gardens.

"Setiap hari saya masuk (pasien baru di Wisma Athlete), masuk ke Empty Gardens, saya pusing menjadi ketua. Itu tidak benar," kata Suparjo saat dihubungi oleh Voice.com, Jumat (4/4/2020).

Dia juga tidak senang dengan warganya sendiri karena kejadian ini. Karena penambahan angka positif akan menimbulkan kepanikan di wilayah tersebut.

"Ke mana harus pergi ke Taman Kosong seharusnya tidak seperti itu. Aku merasa buruk sampai 49, ini sedang diperiksa oleh dokter lagi," jelasnya.

Dia mengatakan jumlah pasien koroner-positif di daerahnya hanya sekitar 10 dan beberapa dari mereka telah pulih. Karena itu, ia meminta agar data yang salah ditinjau.

"Dikatakan bahwa dia sedang memeriksa lagi di mana alamatnya akan dikembalikan ke masing-masing daerah," katanya. Voice.com

[ad_2]

Source link