Penderita Korona Positif di Jakarta 3.033 Orang, Hanya 1.839 Rawat: Okezone Supervisor

<pre><pre>Penderita Korona Positif di Jakarta 3.033 Orang, Hanya 1.839 Rawat: Okezone Supervisor

[ad_1]

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat, pada Minggu (4/4/2020) pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat, jumlah pasien positif yang terinfeksi virus Covid-19 di Ibu Kota mencapai 3.033 orang. Sebanyak 207 ditemukan dan 292 tewas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan kepada wartawan bahwa pasien koroner yang masih dirawat di rumah sakit adalah 1.839.

"695 orang hidup terisolasi di rumah. Dan 863 orang menunggu hasil lab," katanya.

Corona Monitoring Number (ODP) di Jakarta mencatat 5.720 orang. 5.136 di antaranya dipantau dan 584 dipantau.

"Nanti untuk Pasien Kurang Penderita (PDP) 5.167 orang 3.691 kembali dari pengobatan dan 1.476 masih dirawat," tambahnya.

mahkota

Ani menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan tes cepat di 6 wilayah perkotaan dan kabupaten di DKI Jakarta dan Pusat Layanan Kesehatan Kerja (PPKP).

Tes cepat

Sementara itu, populasi telah menjalani tes cepat atau tes untuk mendeteksi 58.617 virus.

"Dengan persen positif Covid-19 sebesar 3,9 persen, total 2.265 orang dites positif untuk Covid-19 dan 56.352 orang negatif," kata Ani.

Sementara itu, sehubungan dengan pelaksanaan bantuan sosial selama Great Social Limitation (PSBB), sejak 9 April 2020, bantuan sosial telah didistribusikan kepada orang miskin dan rentan yang terkena dampak COVID-19.

Pada hari Minggu, bantuan sosial didistribusikan di 14 desa di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. Jumlah paket yang didistribusikan adalah 100.323 paket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berusaha sebaik mungkin untuk memberikan bantuan sosial tepat waktu.

Bantuan yang diberikan adalah makanan kemasan dasar (beras 5 kg 1 karung, 2 kaleng sarden, 0,9 lt karung minyak goreng, 2 bungkus biskuit), 2 bungkus topeng kain, dan 2 batang sabun. Tidak ada hadiah uang tunai untuk bantuan sosial ini.

Target penerima bantuan sosial adalah 1,2 juta rumah tangga yang tinggal di DKI Jakarta. Program ini didasarkan pada anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta yang direvisi.

[ad_2]

Source link