Penyakit jantung koroner di Arab Saudi meningkat menjadi 9.362 orang, 83 persen dari kasus baru orang asing

<pre><pre>Penyakit jantung koroner di Arab Saudi meningkat menjadi 9.362 orang, 83 persen dari kasus baru orang asing

[ad_1]

RIYADH, iNews.id – Populasi yang terinfeksi virus koroner (Covid-19) di Arab Saudi kini meningkat menjadi 9.362 orang. Jumlah kasus terus meningkat setelah 1.088 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir oleh Kementerian Kesehatan Saudi (Kemenkes).

Dari ribuan kasus baru yang diumumkan, lima meninggal karena virus dari China antara Sabtu (4/4/2020) dan Minggu (19/4/2020). Dengan demikian, jumlah kematian akibat infeksi Covid-19 di pemerintahan setiap hari adalah 97 orang.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad al-Abd al-Ali mengatakan semua pasien yang meninggal adalah orang asing. Empat dari mereka tinggal di Mekah, sementara yang lain tinggal di Jeddah.

"Pasien yang telah meninggal akibat virus berusia antara 37 dan 64 tahun, dan sebagian besar memiliki penyakit kronis," kata al-Abd al-Ali. Alarabiyah, Senin (20/4/2020).

Sebanyak 251 kasus baru dalam 24 jam terakhir ditemukan di Mekah, 210 terdeteksi di Jeddah, 194 dilaporkan di Dammam, 177 dikonfirmasi di Madinah, dan 123 dilaporkan di Hufof. Kasus baru lainnya dilaporkan di wilayah lain di seluruh Arab Saudi.

Sejauh ini, 1.398 pasien di negara itu telah pulih dari virus koroner. Al-Abd al-Ali mengatakan 17 persen dari kasus baru menginfeksi warga Saudi, sementara 83 persen telah menyerang orang asing.

Pemerintah Arab Saudi telah meningkatkan upayanya untuk mendeteksi virus dan secara aktif mengoperasikannya tes cepat atau inspeksi massal di seluruh negeri. Lebih dari 180.000 tes telah dilakukan secara nasional sejauh ini, kata al-Abd al-Ali.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

[ad_2]

Source link