Pinjaman Kendaraan Bermotor, Ini Kesadaran

Ilustrasi kantor lembaga pembiayaan FIF.

[ad_1]

VIVA – Program relaksasi kredit dimulai oleh FIF Group. Pada 18 April 2020, penyewaan yang paling banyak digunakan oleh pembeli sepeda motor telah menyetujui 149.793 aplikasi relaksasi untuk pengguna atau kredit yang setara dengan Rp 1,5 triliun.

Kepala Eksekutif Margono Tanuwijaya mengatakan aplikasi terbesar berasal dari sektor Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pekerja tidak resmi dan pedagang dengan total 81.291 aplikasi, kemudian dari sektor transportasi termasuk ojek sepeda motor online dan 14.150 driver aplikasi.

"Kami terus memantau program sehari-hari sesuai dengan program, meskipun di beberapa tempat di Indonesia masih ada kebutuhan untuk sosialisasi bagi beberapa pengguna," katanya dalam pernyataan resmi pada Senin, 20 April, 2020.

Meskipun telah menyetujui ratusan ribu aplikasi program relaksasi, tidak semua pengguna bisa. Ada kriteria dan ketentuan khusus yang ditetapkan, dan ini adalah tingkat perhitungan dan pengurangan yang dipilih.

Baca Juga: Hyundai Masih Terus Membangun Pabrik Di RI, Meskipun Ada Virus Corona

Secara umum, pengguna dapat menemukan relaksasi mulai dari sumber penghasilan, hingga menghitung lokasi mereka. Selain itu, konsumen mengalami kesulitan memenuhi kewajiban mereka karena bisnis mereka secara langsung dipengaruhi oleh penyebaran Covid-19.

Persyaratan lain adalah bahwa pelanggan tidak memiliki kenakalan sebelum 2 Maret 2020 ketika Pemerintah Republik Indonesia mengumumkan virus koroner, maka unit kendaraan berada dalam kendali pengguna, serta kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan.

Diketahui bahwa program pinjaman kredit yang disediakan oleh lembaga keuangan di bawah naungan Grup Astra, dalam bentuk keringanan hutang melalui perpanjangan masa angsuran, serta pengurangan suku bunga pinjaman.

[ad_2]

Source link