Plot Perampok Minimarket Di Jakarta Timur Ditangkap, 1 Pelaku Masih Gratis

<pre><pre>Plot Perampok Minimarket Di Jakarta Timur Ditangkap, 1 Pelaku Masih Gratis

[ad_1]

JAKARTA, iNews.id – Tim Investigasi Kriminal dari Polres Duren Sawit telah mengungkapkan kasus perampokan minimarket di Duren Sawit, Jakarta Timur. Selain satu tersangka yang ditembak mati, dua lainnya ditangkap. Aktor lain masih DPO.

Dua tersangka yang ditangkap adalah Ali Akbar dari Lampung dan Ali Rudini dari Cilacap. Sementara tersangka ditembak mati, Joseph Sudirman dari Lampung Timur ditembak mati.

"Geng itu telah bertindak lima kali di Jakarta Timur. Seorang tersangka yang merupakan DPO adalah Andi," kata Komisaris Humas Kepolisian Metro Jaya Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Perampokan itu terjadi di supermarket kecil Al Wusto, Desa Pondo, Distrik Duren Sawit, Kamis (16/4/2020) pukul 15.00. Berawal dari Tim Investigasi Polisi Kejahatan yang dipimpin oleh Iptu Sukasno patroli area.

Mereka menduga mobil hitam berhenti di depan pasar mini. Polisi mendekat. Kecurigaan itu terbukti. Setelah mendekat, mobil melaju kencang untuk melarikan diri. Mobil itu hendak membobol anggota Unit Investigasi Kriminal di Polisi Palem Duren.

Dari minimarket, ternyata tiga pelaku sedang menguras barang. Mengetahui polisi datang, mereka mencoba melarikan diri.

"Seorang pelaku atas nama Joseph menggunakan pisau tajam dengan pegangan kayu. Para anggota menembakkan tembakan peringatan ke atas tiga kali," kata Yusri.

Namun, bidikan peringatan diabaikan. Polisi menanggapi tembakan yang ditembakkan. Joseph jatuh dengan isyarat panas. Ketika dia dibawa ke Rumah Sakit Polisi Kramat Jati, dia terbunuh.

"Plotnya sudah terjadi di wilayah Makassar, Jatinegara dan Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Yusri.

Sementara DPO adalah pengemudi mobil yang membawa kelompok ini setiap kali bertindak. Dia tidak turun ketika anggota kelompok mencuri barang dan uang di mal target.

Bukti yang diperoleh dari kelompok itu adalah 10 botol air kemasan, susu bubuk, sabun, 2 kantong beras 5 kg, topi hitam, 6 koin, 6 gembok minimarket, 1 rantai, 2 besi siku dan 1 aman pisau gagang kayu.

Sebelum ditangkap oleh polisi, mereka terlebih dahulu mengangkut sebuah kotak berisi Rp40 juta dari penjualan barang, rokok dari berbagai merek, beras, susu, air mineral dan berbagai merek sabun cair.

Barang-barang ini diambil oleh pelaku menggunakan mobil hitam yang dikendarai oleh Andi (DPO). Sebagai akibat dari insiden ini, minimarket menderita kerugian sekitar US $ 150 juta.

Editor: True Zen

[ad_2]

Source link