Polisi menyisihkan Asosiasi Game Online di Garut

<pre><pre>Polisi menyisihkan Asosiasi Game Online di Garut

[ad_1]

Polisi dan rekan kerja lainnya membobol sekelompok pemain online di sebuah rumah di Jalan Cimanuk, Kabupaten Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, khawatir hal itu akan memfasilitasi penyebaran wabah Covid-19.

"Ya, memang benar bahwa tadi malam kami pergi ke sebuah pertandingan, mereka juga tidak memakai topeng," kata Unit AKP Garut Sabut Cecep Bambang saat dikonfirmasi oleh wartawan di Garut, Minggu (19/4).

Baca juga: Dalam jam malam, Polisi Kabupaten Banyumas dibantai pada pukul 22:00

Dia mengatakan tindakan keras polisi itu karena laporan dari orang-orang yang gelisah dengan sekelompok pemuda bermain game online di sebuah rumah pada Sabtu tengah malam (18/4).

Polisi, bersama dengan agen-agen lain dari militer, SOC dan tenaga medis, kata Cecep, langsung pergi ke lokasi kelompok pemain muda dan kemudian memeriksa identitas mereka.

"Kami menerima informasi dari publik, tim patroli pergi ke situs, setelah melihat bahwa mereka memainkan permainan," kata Bambang.

Baca juga: Cegah Covid-19, Polisi di Banyuwangi Singkirkan Orang Misa

Dia mengatakan bahwa selain memeriksa identitas mereka, mereka juga menjalani pemeriksaan medis oleh personel medis yang terlibat dalam operasi polisi. Dia mengatakan kegiatan yang melibatkan sejumlah besar orang tidak boleh dilakukan selama darurat wabah Covid-19, karena dikhawatirkan akan memfasilitasi penyebaran virus.

"Kami mendesak masyarakat untuk mematuhi apa yang pemerintah minta agar kami tidak berkumpul dan menjaga jarak," katanya.

Dia berharap bahwa semua elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam perang melawan wabah Covid-19 di Garut dengan mengikuti instruksi pemerintah seperti meninggalkan rumah, menghadiri pertemuan, kemudian mengenakan topeng, menjaga kebersihan pribadi, dan lingkungan.

"Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam memerangi virus, partisipasi dan kesadaran masyarakat diperlukan," katanya.

Sementara itu, semua orang muda yang berkumpul disarankan dan diminta untuk pulang dan tidak mengulangi. (Ant / OL-10)


[ad_2]

Source link