Polisi Metro: Per 19 April, ada 18.958 pelanggaran CBDR

<pre><pre>Polisi Metro: Per 19 April, ada 18.958 pelanggaran CBDR

[ad_1]

JAKARTA, iNews.id – Direktorat Lalu Lintas (Diselamatkan) Polda Metro Jaya mencatat 18.958 pengemudi yang melanggar kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Jumlah tersebut akan dikumpulkan mulai 13-19 April 2020.

Polisi Lalu Lintas Metro Jaya (Combatantas) Direktur Polisi Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan Senin (13/4/2020) ia menemukan 3.474 pelanggaran. Kemudian turun pada Selasa (4/4/2020) menjadi 2.090 pelanggaran.

Selanjutnya, ia turun lagi pada Rabu (15/4/2020) dengan total 1.337 pelanggaran. Pada Kamis (4/4/2020) jumlahnya meningkat menjadi 1.715 pelanggaran.

Peningkatan juga terjadi pada Jumat (17/4/2020) menjadi 3.990 pelanggaran. Pelanggaran kembali turun pada hari Sabtu (4/4/2020) sebanyak 3.451. Kemudian, Minggu (4/4/2020) terus menurun hingga 2.901 pelanggaran.

"Ya (ada peningkatan) karena dua hari terakhir ada peningkatan pemogokan di pos pemantauan, bukan hanya titik pemeriksaan," kata Sambodo di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, jenis pelanggaran yang diminta, yaitu pengemudi ojek online, tidak memakai topeng dan sarung tangan dan suhu tubuh berada di atas kondisi.

Jenis pelanggaran lain, katanya, adalah pengendara sepeda motor alih-alih kartu alamat (ID). Selain itu ada pelanggaran jumlah mobil penumpang yang melebihi kapasitas dan tidak sesuai dengan jam operasional.

"Beberapa tidak menjaga jarak antar penumpang," katanya.

Editor: Rahmat Ilahi

[ad_2]

Source link