PSBB Beroperasi, Kota Baru SSK II Airport Melanjutkan Operasi

<pre><pre>PSBB Beroperasi, Kota Baru SSK II Airport Melanjutkan Operasi

[ad_1]

Minggu depan, airmagz.com – Hari pertama kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menerapkan aturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jumat (4/4/2020), Bandara Sultan Sararif Kasim II di Pekanbaru terus beroperasi.

"Manajemen kami dari Bandara Sultan Kasarif Kasim II di Pekanbaru sepenuhnya mendukung pelaksanaan PSBB di Kota Pekanbaru dari 17 hingga 30 April," kata Direktur Eksekutif (EGM) Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Yogi Prasetyo pada Jumat (4/4/2020) ) seperti yang dilaporkan oleh www.infopublik.id.

Yogi mengatakan bahwa selama PSBB, beberapa pengaturan teknis dibuat di bandara. Yang pertama adalah menyesuaikan operasi bandara, dari jam 6 pagi sampai 6 sore Waktu Indonesia Barat, berubah dari jam 6 pagi sampai jam 8 malam Waktu Indonesia Barat.

"Kedua, sesuai dengan instruksi dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, semua kendaraan roda dua tidak boleh terhubung," katanya.

Ketiga, sesuai instruksi dari Departemen Perhubungan Kota Pekanbaru, semua kendaraan roda empat memiliki maksimum dua kursi untuk pengemudi dan penumpang. Bagi mereka dengan tiga baris kursi, jumlah maksimum pengemudi dan penumpang adalah empat.

"Selanjutnya, protokol kesehatan yang telah diterapkan dari waktu ke waktu akan diterapkan secara konsisten. Antara lain, pengukuran suhu untuk penumpang yang berangkat, aplikasi jarak sosial ke bandara, penggunaan masker untuk orang-orang yang aktif di bandara, pemeriksaan suhu dan pengisian HAC untuk penumpang yang tiba dan seterusnya adalah protokol yang ditetapkan oleh Departemen Komunikasi dan Departemen Kesehatan, "katanya.

Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan PSBB tidak sekuat pemerintah DKI Jakarta. PSBB hanya memperketat pembatasan aktivitas malam hari, yang dimulai dari pukul 20:00 hingga 17:00.

Jika PSBB berhasil, Pemerintah Kota Pekanbaru akan memperluasnya menggunakan sistem yang sama, sampai rantai distribusi korona atau wabah Covid-19 berakhir. Namun, jika PSBB tidak berhasil, dan masih banyak orang yang tidak mematuhi aturan, Pemerintah Payakumbuh akan menerapkan PSBB lebih ketat. (MCR / Jef / Vira / Info Publik)

[ad_2]

Source link