PSBB di Jakarta, Marinir Mengatakan 1.549 Kendaraan Masih Melanggar Aturan

<pre><pre>PSBB di Jakarta, Marinir Mengatakan 1.549 Kendaraan Masih Melanggar Aturan

[ad_1]

JAKARTA, iNews.id – Selama sembilan hari pelaksanaan Batas Sosial Skala Lebih Besar (PSBB) DKI Jakarta (10-18 April, 2020), Polisi Maritim dan Departemen Perhubungan mencatat 1.549 kendaraan, atau 54% dari total 2.863 kendaraan yang diperiksa, masih melanggar ketentuan PSBB.

Kepala Grup Komunikasi Korporat & Pengembangan Masyarakat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan data berasal dari tiga pos pemeriksaan yang terletak di pintu masuk Tol (GT), GT Tomang di Jalan Tol Kota, Jalan Tol Jalan Tol Kapuk GT Sedyatmo Road, dan JORR Motorcycle GT 2 Toll Road.

"Persentase pelanggaran total ketentuan harian PSBB tetap tidak stabil. Pada hari pertama PSBB (10/04), Marga memeriksa 142 unit kendaraan dengan 81 di antaranya (57%) melanggar ketentuan PSBB," kata Dwimawan Heru, Minggu (19/19) 4/2020).

"Hari berikutnya (11/04) meningkat, dari 296 unit yang diperiksa, 196 di antaranya dilanggar (66%). Pada hari ke sembilan (18/04), dari 214 unit yang diperiksa, ada 146 unit (68%) siapa yang melanggarnya, "katanya.

Dia mengatakan jenis kendaraan yang paling terkena dampak adalah kendaraan kecil (44%) dan truk (40%). Sementara itu, sebagian besar pelanggaran adalah topeng yang tidak mengenakan (72%) dan jumlah penumpang melebihi (19%).

"Marga selalu aktif dalam mengurangi risiko penyebaran virus Covid-19 saat istirahat dan jalan tol pada tol yang dikelola oleh Grup Marga," katanya.

Dwimawan mengatakan Marga juga meminta pengendara yang masih menggunakan jalan raya, terutama di daerah-daerah yang terkena PSBB. "Untuk mematuhi secara spesifik dengan jumlah maksimum penumpang dalam kendaraan, untuk melaksanakan prinsip jarak fisik," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

[ad_2]

Source link