Reformasi Virus Corona, Pasien Sembuh Dari Angka Kematian dari Jumlah Positif 6.248 Kasus

semarak.co - Merupakan Portal Berita News Nasional Terkini, Terbaru dan Menyajikan Berita Paling Update Saat Ini.

[ad_1]

Juru Bicara Pemerintah untuk Menangani COVID-19 Achmad Yurianto di Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta. Foto: internet

Satuan Tugas Operasi COVID-19 melaporkan bahwa jumlah wabah virus koroner baru yang menyebabkan Covid-19 pulih di Indonesia terus meningkat dan melampaui angka kematian. Tercatat pada Sabtu (4/4/2020) dari 24 pasien yang sembuh menjadi 631 pasien.

semarak.co Berdasarkan data kumulatif dari Kementerian Kesehatan hingga Sabtu (4/4/2020), ada 325 kasus positif baru, sehingga totalnya menjadi 6.248 kasus, sementara jumlah kematian terus meningkat, seperti halnya 15 kasus yang mengakibatkan 535 nyawa.

COVID-19 Juru Bicara Pemerintah Achmad Yurianto percaya bahwa penyebaran masih berlangsung, jadi mari kita lihat lebih serius dan serius untuk terus mengikuti rekomendasi pemerintah untuk tinggal di rumah.

"Pertahankan jarak dan pakai topeng, terutama di daerah yang sudah menerapkan Jamsostek Skala Besar atau PSBB," kata Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2020).

Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dikumpulkan hingga Jumat (4/4/2020), Satuan Tugas melaporkan 5.923 kasus infeksi, dengan 607 kasus pulih dan 520 kematian. Sejauh ini Gugus Tugas telah memeriksa 45.378 spesimen di 35 laboratorium, sementara 39.422 spesimen telah diperiksa.

Sementara itu, jumlah orang di bawah pengawasan (ODP) adalah 176.344 orang dan 12.979 pasien di bawah pengawasan (PDP) di 34 provinsi. "Kami berharap 12 ribu dipantau sepenuhnya," tambahnya.

Data pada Sabtu (4/4/2020), DKI Jakarta melaporkan 109 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 2.924 kasus positif dengan 205 pasien pulih dan 253 meninggal.

Dengan angka-angka ini, Jakarta masih menjadi pusat wabah COVID-19 di Indonesia. Jawa Barat diikuti dengan sembilan kasus baru, menghasilkan 641 kasus positif.

Berikut ini adalah uraian kasus baru berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Departemen Kesehatan hingga Sabtu (4/4/2020). Aceh satu kasus, Bali tujuh kasus, Banten 10 kasus, Yogyakarta tiga kasus, Jawa Barat sembilan kasus, Jawa Tengah 25 kasus, Jawa Timur 33 kasus.

Kemudian 10 kasus di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah 6 kasus, Kalimantan Selatan 18 kasus, Kalimantan Utara 3 kasus, Kepulauan Riau 21 kasus, Nusa Tenggara Barat 4 kasus.

Sumatera Selatan 30 kasus, Sumatra Barat sembilan kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sulawesi Tenggara satu kasus, Sulawesi Selatan 11 kasus, Riau empat kasus, Maluku tiga kasus, Papua enam kasus. Sementara 12 provinsi lain belum mendaftarkan kasus baru dari 34 provinsi yang mengkonfirmasi kasus tersebut. (bersih / lin)

[ad_2]

Source link