Ribuan Cacing di Solo, Sungguh Gempa Bumi?

Heboh Ribuan Cacing Keluar dari Tanah di Solo, Benarkah Pertanda Gempa?

[ad_1]

Fenomena ribuan cacing yang keluar dari tanah di kota Solo dan sekitarnya sekaligus memicu spekulasi yang meluas. Beberapa menyebut fenomena itu sebagai desinfektan, tetapi beberapa menganggapnya sebagai fenomena alam yang serius.

Dilaporkan Solopos.com (jaringan Voice.com), Minggu (19/4/2020), pakar Lingkungan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono, mengatakan fenomena aneh itu tidak bisa dikaitkan dengan penyemprotan desinfektan. Menurutnya, cacing yang keluar dari habitatnya disebabkan oleh kekeringan dan kekeringan.

"Biasanya itu merupakan tanda transisi dari musim hujan ke musim kemarau, satu atau dua bulan sebelum transisi. Tapi agak aneh dengan fenomena cacing. Indonesia baru-baru ini, "katanya, ketika dihubungi secara terpisah.

Prabang mengatakan bahwa fenomena itu tidak hanya terjadi di Solo, tetapi juga di daerah Soloraya lainnya. Di Klaten, misalnya, beberapa warga juga melaporkan fenomena serupa.

"Penyemprotan desinfektan tidak seperti air yang dituangkan ke tanah, lalu cacing muncul atau penduduk setempat, ya, hanya satu tempat. Itu juga datang kepada saya. , ada anomali, "jelas Prabang.

Warga di beberapa titik melaporkan fenomena aneh, dari ribuan cacing yang keluar dari tanah dalam dua hari terakhir di berbagai titik di kota Solo. Cacing itu keluar di pagi hari dan merangkak di permukaan sebelum akhirnya mati, tetapi ratusan kembali ke tanah.

Warga Desa Jagalan, Kecamatan Jebres, Riri Anwari, mengklaim bahwa cacing itu muncul pada Jumat (17/4/2020) sekitar pukul 17.30.

"Tidak banyak, mungkin lusinan. Tapi menurut saya itu aneh, karena itu tidak biasa. Beberapa saya menyapu di bawah pohon mangga, ada yang mati. Menjelang siang, cacing itu hilang. karena mereka merayap di mana-mana. Alih-alih bersemangat, saya hanya membersihkan, "katanya, memberi tahu Solopos.com, Sabtu (4/4/2020).

Fenomena serupa juga muncul di Pasar Gede pada hari Sabtu sekitar pukul 5:30 sore. Cacing itu keluar dari tanah di taman utara Pasar Gede Solo, dan merangkak di sepanjang jalur pejalan kaki. Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Marsono Hadiwiyono, mengatakan cacing itu keluar menjadi ratusan.

Tidak hanya di Solo, fenomena ribuan cacing yang keluar dari tanah juga terjadi di beberapa tempat di Soloraya, seperti Jatinom, Klaten; dan Sukoharjo. Cacing itu keluar bersamaan pada Sabtu (4/4/2020) pagi, menyebabkan berbagai spekulasi terkait fenomena alam lainnya.

Informasi tentang kemunculan cacing dari tanah di Socakangsi, Jatinom, Klaten, muncul di akun Instagram @ news_klaten, Sabtu (4/4/2020).

"Cacing juga terjadi di area Genosida #Klaten Jatinom. Video @ gupe502," tulis manajer akun @ news_klaten dalam pernyataan di unggahan.

Informasi lain yang diterima Solopos.com menyebutkan fenomena cacing yang keluar dari tanah di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo. Cacing menyebar di jalan-jalan desa dan akhirnya disapu oleh penduduk setempat.

[ad_2]

Source link