Ribuan penduduk pulau menyebut tidak aktif di malam hari selama PSBB

<pre><pre>Ribuan penduduk pulau menyebut tidak aktif di malam hari selama PSBB

[ad_1]

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, meminta penduduk untuk begadang di malam hari dalam upaya mencegah penyebaran virus koroner (Covid-19). Kegiatan malam hari dianggap rentan terhadap penyebaran Corona karena pengawasan yang minimal.

Kepala Kepulauan Seribu, Husein Murad, di Jakarta pada hari Minggu, mengatakan bahwa implementasi Skala Besar Jaminan Sosial (PSBB) dapat efektif jika ada partisipasi aktif dari masyarakat.

"Saya telah mengajukan permohonan bahwa pada malam hari dari pukul 19.00 hingga 16.00, semua penghuni rumah, melakukan kegiatan spiritual, berkumpul dengan keluarga dan bersantai," kata Husein, Minggu (19/4/2020) .

Orang-orang di pulau-pulau itu juga diharapkan tinggal di dalam rumah, tidak meninggalkan rumah kecuali ada masalah yang mendesak, terutama di Kepulauan Seribu.

Pemerintah Provinsi Jakarta telah menetapkan implementasi PSBB dari Jumat, 10 April 2020 hingga Kamis, 23 April 2020.

Implementasi PSBB didasarkan pada Peraturan Gubernur No. 33 tahun 2020 tentang PSBB yang dikeluarkan oleh Gubernur Anies Baswedan dalam upaya mencegah penyebaran wabah virus koroner.

Bupati menekankan bahwa PSBB tidak dapat dijalankan oleh pejabat pemerintah saja, tetapi membutuhkan dukungan dari semua pihak dan kesadaran semua warga negara.

"Semua dari mereka mendukung implementasi PSSB sehingga masyarakat tahu bahwa implementasi PSBB adalah untuk keselamatan warga negara sehingga tidak perlu ada hukuman," kata Husein.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

[ad_2]

Source link