RSUCM Tidak Menggunakan Perlindungan Wajah pada Bayi Baru Lahir untuk Mencegah Infeksi Korona

AJNN.net - Aceh Journal National Network

[ad_1]

RSUCM Tidak Menggunakan Perlindungan Wajah pada Bayi Baru Lahir untuk Mencegah Infeksi Korona
Ilustrasi. Foto: Bersih

LHOKSEUMAWE – Di tengah-tengah wabah penyakit coronavirus (Covid-19) di seluruh dunia termasuk Indonesia, terutama Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Beberapa rumah sakit telah memutuskan untuk memasang Pelindung Wajah pada bayi baru lahir, untuk mencegah penularan virus mematikan.

Namun, tidak dengan Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM). Rumah sakit milik negara dan rujukan untuk pasien Covid-19 berpendapat bahwa kamar bayi masih terkendali, karena jauh dari sisa ruang perawatan.

Kepala Hubungan Masyarakat RSUCM, Jalaluddin, mengatakan bahwa sampai sekarang, ia belum menggunakan perlindungan wajah pada bayi baru lahir dan telah dirawat di rumah sakit, karena suasananya masih aman.

"Kami belum menggunakannya, terutama karena lokasi pembibitan anak-anak juga sangat steril dan jauh dari publik," katanya ketika dikonfirmasi oleh AJNN.

Menurut Jalaluddin, selain kamar bayi hanya ibu dari anak dan orang yang merawatnya, sedangkan masyarakat umum tidak diizinkan masuk.

"Tidak banyak orang di kamar bayi, jadi sekarang aman, dan kita tidak perlu dan menggunakan topeng ini," tambahnya.

[ad_2]

Source link