Sejumlah kasus Pidana telah terungkap, Kepala PWI Tubaba Menghargai kinerja Polres Tubaba

<pre><pre>Sejumlah kasus Pidana telah terungkap, Kepala PWI Tubaba Menghargai kinerja Polres Tubaba

[ad_1]

Newslampungterkini.com, Bones West – Ketua Asosiasi Jurnalis Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Bawang Barat (Tubaba), Edi Zulkarnain, mengucapkan terima kasih kepada semua anggota Polres Tubaba atas upaya mereka dalam mengungkap berbagai kasus kriminal yang telah menjangkiti masyarakat.

Menurut Edi, pujian dan dukungan moral yang tinggi dari Kepolisian Nasional di daerah Tubaba selalu mendahului kinerja polisi dalam konteks menciptakan situasi yang aman dan nyaman di daerah tersebut dengan tema Ragem Sai Mangi Wawai atau Kebersamaan untuk berhasil.

"Kita tahu bahwa banyak daerah di Kabupaten Tubaba sering menjadi sasaran kejahatan tinggi atau kejahatan, terutama perampokan atau pencurian dengan kekerasan. Tetapi kami bersyukur bahwa kasus-kasus seperti itu dapat diungkapkan, dan tentu saja kami berharap di masa depan kami dapat menyediakan kenyamanan bagi kita semua, "kata Edi Zulkarnain, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Edi, total 15 kasus Curas dan Curat telah diungkapkan oleh Kepolisian Kabupaten Tubaba di bawah kepemimpinan Komisaris Utama-Komisaris Hadi Saepul Rahman.S.IK, tentu bukan tanpa strategi tim yang kuat dan kerja keras dengan Satreskrim Unit Investigasi Kriminal (Satreskrim) Tubaba melalui 308 Kepala Investigasi Kriminal Kepala Andri Gustami.

"Setiap kejahatan yang meresahkan masyarakat, apalagi mengancam kehidupan rakyat, harus ditanggapi serius oleh polisi." Dukungan dari semua pihak akan terus mengalir ke Kepolisian Nasional, termasuk dari kami, anggota pers di PWI Tubaba, "katanya.

Kepala PWI Tubaba juga berharap agar semua anggota masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi tentang kejahatan atau informasi pelaku, akan segera menyerahkannya ke Polres Tubaba.

"Mari kita sepenuhnya mendukung upaya polisi untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif untuk Bumi Ragem Sai Mangi Wawai," kata Edi.

Laporan: Dedi Priyono

[ad_2]

Source link